BERITAALTERNATIF.COM – Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Jenderal Besar Seyed Abdolrahim Mousavi menegaskan kesiapan militer Iran untuk memberikan balasan telak terhadap agresi Israel dan Amerika Serikat dalam perang 12 hari.
Jenderal Mousavi menegaskan bahwa pasukan bersenjata Iran berdiri kokoh dan siap memberikan respons tegas terhadap setiap tindakan agresi yang ditujukan pada negara tersebut.
Berbicara setelah pertemuan antara anggota Komisi Keamanan Nasional Parlemen dengan Jenderal Mousavi dan para wakilnya, juru bicara Ebrahim Rezaei mengatakan bahwa pertemuan tersebut membahas kesiapan pertahanan terbaru serta operasi militer selama perang 12 hari, termasuk serangan udara terhadap rezim Zionis.
Rezaei menambahkan bahwa sang jenderal menekankan tekad Iran untuk berdiri teguh menghadapi musuh-musuhnya, dan membela bangsa dengan seluruh kekuatan yang ada. Para wakil Mousavi juga menyampaikan laporan yang menunjukkan bahwa Angkatan Bersenjata berada dalam kesiapan penuh, baik secara pertahanan maupun operasional, serta mampu memberikan respons yang lebih kuat dan lebih keras dibandingkan konfrontasi sebelumnya.
Pada 13 Juni, Israel melancarkan agresi terang-terangan terhadap Iran, yang memicu perang 12 hari dan menewaskan sedikitnya 1.000 orang di negara itu, termasuk komandan militer, ilmuwan nuklir, dan warga sipil.
AS turut masuk dalam perang dengan membombardir tiga fasilitas nuklir Iran, yang oleh Teheran disebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional.
Sebagai balasan, Angkatan Bersenjata Iran menyerang lokasi-lokasi strategis di wilayah pendudukan serta pangkalan udara Al-Udeid di Qatar, yang merupakan pangkalan militer terbesar Amerika di Asia Barat.
Pada 24 Juni, melalui operasi balasan yang sukses terhadap rezim Israel dan AS, Iran berhasil memaksakan penghentian agresi tersebut.
Sementara itu, anggota komisi parlemen menegaskan kembali dukungan penuh mereka, baik dari parlemen maupun dari komisi, untuk memperkuat kemampuan pertahanan Iran, serta untuk meningkatkan kesejahteraan dan memenuhi kebutuhan personel militer. (*)
Sumber: Fars News
Penerjemah: Ali Hadi Assegaf
Editor: Ufqil Mubin












