BERITAALTERNATIF.COM – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan adanya kemungkinan keterlibatan negaranya dalam konflik bersenjata antara Israel dan Iran yang memanas sejak Jumat, 13 Juni 2025. Dalam wawancara yang dilaporkan oleh ABC News pada Minggu, 15 Juni, Trump menyampaikan bahwa meskipun saat ini AS belum secara langsung terlibat dalam konflik tersebut, tidak menutup kemungkinan keterlibatan bisa terjadi jika situasi memburuk.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara dua negara Timur Tengah tersebut setelah Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah fasilitas militer dan nuklir milik Iran. Serangan itu menandai eskalasi besar dalam ketegangan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, dan memicu kekhawatiran akan terjadinya konflik regional yang lebih luas, yang dapat menyeret kekuatan global.
“Saat ini kami tidak terlibat, tetapi ada kemungkinan kami bisa terlibat,” ujar Trump dalam wawancara dengan media AS tersebut. Ia juga menekankan bahwa keterlibatan Amerika akan sangat bergantung pada perkembangan situasi di kawasan.
Dalam upaya untuk mencari jalan keluar damai dari konflik ini, Trump menyebut bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin, telah menawarkan diri untuk menjadi mediator antara Israel dan Iran. Menurut Trump, Putin menunjukkan ketertarikan yang besar dalam mencegah perang berkepanjangan di kawasan tersebut.
“Dia menelepon saya untuk membicarakan hal itu. Kami sudah berdiskusi panjang lebar,” ungkap Trump. Komunikasi antara kedua pemimpin dunia ini berlangsung melalui sambungan telepon pada Sabtu, 14 Juni 2025, dengan durasi sekitar satu jam.
Trump mengungkapkan bahwa dalam pembicaraan tersebut, keduanya sepakat bahwa perang antara Israel dan Iran harus segera dihentikan. Keduanya juga membahas kemungkinan diplomasi lebih lanjut untuk menenangkan ketegangan yang berisiko berdampak global.
Pernyataan dari Presiden Trump ini mengisyaratkan bahwa pemerintahan Amerika Serikat tengah memantau dengan serius dinamika konflik di Timur Tengah, serta mempertimbangkan berbagai skenario strategis, termasuk jalur diplomatik dan kemungkinan intervensi jika diperlukan.
Potensi keterlibatan Amerika dalam konflik Israel-Iran tentu menjadi perhatian dunia internasional, mengingat dampaknya bisa meluas dan mempengaruhi stabilitas geopolitik global, termasuk harga minyak dunia, keamanan regional, dan keseimbangan kekuatan di Timur Tengah. (*)
Sumber : ANTARA
Editor : M.Anshori












