Search

Bupati Aulia Harap Erau 2026 Jadi Penyemangat Pembangunan Kukar

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat memberikan sambutan dalam acara penutupan Erau adat Kutai 2026. (Berita Alternatif/Arif Rahmansyah)

BERITAALTERNATIF.COM – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri berharap pelaksanaan Erau Adat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura 2026 menjadi penyemangat pemerintah daerah dan masyarakat untuk membangun Kukar tanpa meninggalkan identitas budaya.

Harapan tersebut disampaikan Aulia saat memberikan sambutan penutupan Erau melalui prosesi Belimbur di depan Museum Mulawarman, Tenggarong, Minggu (27/9/2026).

Momentum itu bertepatan dengan sehari menjelang peringatan Hari Jadi ke-244 Kota Tenggarong pada 28 September 2026.

Menurutnya, Erau mengingatkan masyarakat bahwa Kukar memiliki akar sejarah panjang yang tidak dapat dipisahkan dari keberadaan Kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

“Erau mengingatkan kepada kita bahwa daerah ini tidak satu dua hari dibangun. Mengingatkan kepada kita semua bahwa adanya Kabupaten Kutai Kartanegara yang merupakan bagian dari Kutai pada dulunya dan Kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ini sudah ada sejak beribu-ribu tahun yang lalu,” ujarnya dalam sambutannya.

Dia menegaskan, sejarah dan tradisi tersebut harus menjadi bagian penting dalam arah pembangunan daerah, termasuk dalam menata Tenggarong sebagai kota yang semakin maju, modern dan nyaman tanpa kehilangan karakter budayanya.

Ia menilai kemajuan kota tidak cukup diukur dari kemegahan bangunan maupun penggunaan teknologi di ruang publik.

Kata Aulia, kenyamanan masyarakat juga perlu menjadi perhatian, mulai dari penataan lalu lintas, penyediaan jalur pedestrian yang aman hingga pemanfaatan ruang publik secara optimal.

Terlebih, sambungnya, Tenggarong memiliki banyak bangunan, kawasan dan monumen bersejarah yang merupakan bagian dari cagar budaya. Karena itu, penataan kota perlu memperhatikan estetika dan karakter sejarah yang telah melekat.

Di sisi lain, pemerintah dan masyarakat juga dinilai memiliki tanggung jawab menjaga identitas serta kearifan lokal Kutai agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.

Melalui Erau, dia berharap nilai-nilai adat dan budaya dapat terus diwariskan kepada generasi muda agar semakin dikenal sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.

“Semoga Kota Tenggarong semakin maju sebagai pusat sejarah dan budaya Kutai, semakin nyaman bagi masyarakatnya, semakin menarik bagi para wisatawan, serta semakin dikenal sebagai salah satu wajah kebudayaan Kalimantan Timur dan Indonesia,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, kerabat Kesultanan, pemangku adat, budayawan, seniman, panitia dan seluruh masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan rangkaian Erau tahun ini.

“Harapan kita kebersamaan saat Erau hingga berlimbur ini bisa menjadi modal untuk mendukung pembangunan di Kutai Kartanegara yang kita cintai ini,” tutupnya. (Adv)

Penulis: Arif Rahmansyah
Editor: Devi Nila Sari

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

This error message is only visible to WordPress admins

Error 400: API key not valid. Please pass a valid API key..

Domain code: global
Reason code: badRequest

Error: No videos found.

Make sure this is a valid channel ID and that the channel has videos available on youtube.com.

This error message is only visible to WordPress admins

Error 400: API key not valid. Please pass a valid API key..

Domain code: global
Reason code: badRequest

Error: No videos found.

Make sure this is a valid channel ID and that the channel has videos available on youtube.com.

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA