BERITAALTERNATIF.COM – Komandan Markas Pusat Khatam al-Anbia Iran Mayjen Abdullahi menyatakan kesiapan penuh angkatan bersenjata Iran untuk melindungi negara lebih dari sebelumnya.
Menurut pernyataannya di akun X pada Kamis (4/9/2025), dia menegaskan bahwa persatuan rakyat Iran dalam perang 12 hari yang dipaksakan telah membuat musuh Zionis dan Amerika terpaksa mengejar tujuan permusuhan mereka terhadap negara ini.
Ia menambahkan, angkatan bersenjata Iran selalu dalam kesiapan penuh untuk menjaga tanah air, keamanan nasional, serta pencapaian Revolusi Islam. Saat ini, pasukan Iran bahkan lebih siap, lebih kuat, dan memiliki capaian yang lebih tinggi dibandingkan sebelum perang yang baru saja terjadi.
Menurutnya, musuh tengah berusaha memanas-manasi situasi di dalam negeri lewat perang psikologis dan media. Namun kenyataannya, mereka sendiri sedang menghadapi banyak masalah di dalam negeri mereka, di kawasan regional, maupun di tingkat internasional.
Pada 13 Juni, rezim Israel melancarkan agresi tanpa alasan terhadap Iran, dengan membunuh sejumlah besar komandan militer berpangkat tinggi, para ilmuwan nuklir, hingga warga sipil biasa.
Sebagai balasan, Angkatan Bersenjata Iran yang dipimpin oleh Korps Garda Revolusi Islam meluncurkan operasi besar dan belum pernah terjadi sebelumnya, bernama Operasi Janji Sejati III, dengan menggunakan banyak misil generasi terbaru buatan dalam negeri untuk pertama kalinya.
Ratusan rudal balistik dan drone Iran berhasil membanjiri sistem pertahanan udara Israel, menghantam sasaran-sasaran penting militer, intelijen, industri, energi, serta pusat riset dan pengembangan di wilayah pendudukan Palestina.
Akhirnya, pada 24 Juni, rezim Israel yang terisolasi dan ditinggalkan sekutu, terpaksa mengumumkan penghentian sepihak atas agresinya. Pengumuman itu bahkan disampaikan atas nama mereka oleh Presiden AS, Donald Trump. (*)
Sumber: Mehr News
Penerjemah: Ali Hadi Assegaf
Editor: Ufqil Mubin












