BERITAALTERNATIF.COM – Organisasi Ahlulbait Indonesia (ABI) menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait perkembangan terkini di Timur Tengah, khususnya situasi Palestina dan Iran setelah gencatan senjata antara Iran dan Israel.
Dalam pernyataan tertulis yang dirilis pada Selasa (22/7/2025), ABI menegaskan kembali dukungan konsisten terhadap perjuangan rakyat Palestina dan hak Iran untuk membela diri dari agresi militer Israel.
“Dukungan terhadap Palestina adalah amanat konstitusi dan prinsip keadilan universal. Penjajahan adalah kejahatan terhadap kemanusiaan,” tegas Ketua Umum ABI Ustadz Zahir Yahya dalam pernyataan resminya.
Ustadz Zahir menolak keras segala upaya untuk mereduksi persoalan Palestina dan Iran menjadi konflik sektarian atau rivalitas politik regional.
Menurut dia, Palestina adalah bangsa tertindas yang dilucuti hak-haknya, sementara Iran adalah negara yang secara terbuka membela hak rakyat Palestina dan kini justru menjadi korban serangan militer oleh Israel.
Terkait aksi balasan Iran terhadap serangan Israel, ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk pembelaan diri yang sah sesuai hukum internasional.
“Ini sejalan dengan Pasal 51 Piagam PBB dan diperkuat oleh Pasal 28 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia,” ujarnya.
Ustadz Zahir juga mengutip pernyataan Amnesty International yang menyatakan bahwa setiap negara memiliki hak dan tanggung jawab melindungi rakyatnya dari serangan eksternal, termasuk melalui tindakan pembelaan diri yang proporsional.
Mengutip Alquran, ABI menyampaikan ayat: “Dan jika mereka menyerang kalian, maka seranglah mereka sebagaimana mereka menyerang kalian dahulu” (QS. Al-Baqarah: 194) sebagai dasar teologis dalam menolak agresi dan membela keadilan.
Dia menegaskan bahwa sikap ABI terhadap Palestina dan Iran tidak dilandasi oleh fanatisme mazhab atau kepentingan politik kekuasaan, melainkan oleh komitmen pada nilai-nilai keadilan, kedaulatan bangsa, dan perlawanan terhadap dominasi asing. Sikap tersebut, menurutnya, mencerminkan ajaran luhur Nabi Muhammad SAW dan Ahlulbait yang suci.
Menutup pernyataan tersebut, ABI menyerukan kepada umat Islam dan seluruh bangsa Indonesia agar tetap bersikap obyektif dan adil dalam menyikapi dinamika global.
“Tolak narasi sektarian yang menyesatkan. Dukung perjuangan kemanusiaan sebagai amanat moral, konstitusional, dan spiritual kita bersama,” pungkasnya. (*)
Editor: Ufqil Mubin











