BERITAALTERNATIF.COM – Komitmen terhadap persatuan bangsa dan penguatan dialog lintas iman kembali ditunjukkan oleh Ahlulbait Indonesia (ABI) melalui kunjungan silaturahmi ke kantor Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) di Jakarta Pusat. Pertemuan yang berlangsung pada Jumat (13/6) ini menandai babak baru dalam upaya merawat keberagaman Indonesia melalui komunikasi yang inklusif dan penuh semangat kebersamaan.
Rombongan ABI dipimpin oleh Ketua Komisi Penguatan Relasi dan Jaringan (KPRJ), Ustadz Umar Shahab, didampingi oleh Wakil Ketua Komisi, Ustadz Miqdad Turkan, serta Sekretaris Dewan Syura ABI, Ustadz Abdullah Beik. Mereka disambut oleh Ketua Umum PGI, Pdt. Jackvelyn Frist Manuputty, dan Sekretaris Eksekutif Hubungan Antaragama PGI, Pdt. Johan Kristantara, dalam suasana penuh kehangatan dan keterbukaan.
Dialog yang berlangsung membahas sejumlah isu strategis yang tengah dihadapi bangsa, seperti tantangan kebangsaan, perubahan iklim, ketahanan keluarga, serta pentingnya pendidikan yang menanamkan nilai-nilai spiritual universal. Para tokoh dari kedua lembaga sepakat bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang dalam membangun kolaborasi dan solidaritas sosial.
Ustadz Miqdad Turkan menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai kemanusiaan sebagai fondasi dalam menjalin kerja sama antarumat beragama. Ia menyatakan bahwa dialog yang tulus dapat membuka ruang persamaan dalam perbedaan demi menjaga keutuhan bangsa. Sementara itu, Ustadz Umar Shahab menggarisbawahi bahwa komunikasi antariman yang terbuka dan jujur merupakan kunci membangun pemahaman lintas komunitas yang lebih dalam.
Di sisi lain, Pdt. Jackvelyn Frist Manuputty menyampaikan apresiasi atas inisiatif ABI dan menegaskan bahwa semangat keguyuban merupakan warisan luhur bangsa Indonesia yang harus terus dirawat. Ia menambahkan bahwa dalam realitas sosial yang plural, kebersamaan merupakan jembatan penting untuk mewujudkan cita-cita kebangsaan dan kemanusiaan.
Silaturahmi ini diakhiri dengan pertukaran cenderamata sebagai simbol persaudaraan dan komitmen berkelanjutan untuk memperkuat jejaring lintas iman. Momen ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata dari kesadaran kolektif akan pentingnya merawat kebhinekaan Indonesia.
Dalam konteks global yang semakin rawan terhadap polarisasi dan intoleransi, pertemuan ABI dan PGI memberikan harapan bahwa jalan menuju harmoni dan perdamaian terbuka lebar melalui dialog yang saling menghargai. Upaya ini mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa, sekaligus memperkuat fondasi sosial dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(*)
Sumber : ahlulbaitindonesia.or.id
Editor : M.Anshori











