BERITAALTERNATIF.COM – Kecamatan Sangatta Utara terus menunjukkan perkembangan positif di sektor infrastruktur dasar. Hingga tahun 2025, sekitar 80 persen wilayahnya telah terlayani listrik dan air PDAM, meski masih ada beberapa kawasan yang belum sepenuhnya terjangkau.
Camat Sangatta Utara Hasdiah Dohi menyebut kondisi tersebut menjadi capaian penting bagi wilayah yang merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Kutai Timur. Namun, Hasdiah mengakui masih terdapat sejumlah titik yang belum mendapatkan akses optimal.
“Alhamdulillah, Sangatta Utara ini hampir 80 persen sudah teraliri listrik dan air PDAM,” ujarnya kepada awak media baru-baru ini.
“Masih ada beberapa tempat seperti di Bukit Kayangan yang belum terlayani karena adanya kendala kerja sama dengan pihak lain,” tambahnya.
Pemerintah kecamatan, kata dia, terus berupaya menjembatani komunikasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan warga untuk mencari solusi terbaik.
Ia berharap pembangunan jaringan air dan listrik di kawasan tersebut dapat segera direalisasikan.
“Kami tetap mengusahakan agar wilayah yang belum teraliri bisa segera mendapatkan akses. Ini penting untuk pemerataan pelayanan dasar bagi masyarakat,” jelasnya.
Selain koordinasi lintas instansi, kecamatan juga mendorong peran perusahaan melalui program tanggung jawab sosial (CSR) agar turut membantu peningkatan infrastruktur dasar di lingkungan sekitar.
Hasdiah menegaskan, pelayanan air bersih dan listrik menjadi prioritas utama karena berdampak langsung terhadap kesejahteraan dan aktivitas ekonomi warga.
“Dengan akses listrik dan air bersih yang memadai, masyarakat bisa beraktivitas lebih produktif dan nyaman,” terangnya.
Pihaknya juga berharap dukungan masyarakat untuk menjaga fasilitas yang sudah ada agar pemanfaatannya berkelanjutan.
“Pemerintah membangun, tapi masyarakat juga harus ikut menjaga,” tutupnya. (adv)
Penulis: Gaffar
Editor: Ufqil Mubin














