Search

Wamenaker Dorong Transformasi Jasa Kebersihan Jadi Profesi Profesional dan Berdaya Saing

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memberikan sambutan pada Pelantikan Dewan Pengurus Nasional Apklindo periode 2025–2030 dan Musyawarah Kerja Nasional I di Jakarta, Kamis (18/12/2025). (Kemnaker.go.id)

BERITAALTERNATIF – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mendorong percepatan transformasi sektor jasa kebersihan atau klining servis agar berkembang menjadi profesi profesional yang diakui kompetensinya. Menurutnya, sektor ini memiliki peran strategis dalam pembangunan ekosistem ketenagakerjaan nasional karena menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas melalui penciptaan lingkungan kerja yang bersih dan sehat.

Afriansyah menegaskan bahwa transformasi sektor klining servis perlu dilakukan secara menyeluruh, mencakup penerapan inovasi teknologi, penguatan model bisnis, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Langkah tersebut sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 dan didukung kebijakan pemerintah, termasuk Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi.

Penguatan Kompetensi dan Sertifikasi Profesi

Wamenaker menjelaskan, Kementerian Ketenagakerjaan terus menggencarkan program pelatihan kerja dan sertifikasi kompetensi bagi pekerja klining servis. Upaya ini dilakukan melalui kerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi agar tenaga kerja di sektor tersebut diakui sebagai pekerja terampil dengan standar profesional yang jelas.

Ia menekankan pentingnya perubahan cara pandang terhadap profesi jasa kebersihan. Lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan aman, menurutnya, merupakan prasyarat utama bagi peningkatan produktivitas dan daya saing nasional.

“Marilah kita ubah stigma tukang bersih-bersih menjadi spesialis sanitasi dan higienis, karena lingkungan kerja yang bersih dan sehat adalah fondasi produktivitas dan daya saing bangsa,” ujar Afriansyah saat memberikan sambutan pada Pelantikan Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Perusahaan Klining Servis Indonesia periode 2025–2030 sekaligus Musyawarah Kerja Nasional I di Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Sinergi Pemerintah dan Asosiasi Industri

Lebih lanjut, Afriansyah menyampaikan bahwa Kemnaker berkomitmen memperkuat kebijakan pro-pekerja melalui digitalisasi layanan penempatan tenaga kerja serta pengawasan ketat terhadap agen penempatan. Dalam konteks ini, Apklindo dinilai sebagai mitra strategis pemerintah untuk meningkatkan produktivitas dan membangun ekosistem ketenagakerjaan yang berkelanjutan.

Ia menekankan pentingnya penerapan metode kerja yang cerdas, kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan, serta pemenuhan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan bagi para pekerja.

“Sinergi ini diharapkan melahirkan langkah-langkah konkret untuk formalisasi sektor, peningkatan kualitas layanan, dan terciptanya hubungan industrial yang harmonis menuju dunia kerja yang produktif dan berkeadilan,” tambahnya.

Sejalan dengan itu, Ketua Umum Apklindo periode 2025–2030 Kus Junianto menegaskan komitmen asosiasi untuk menjadi garda terdepan dalam standardisasi kompetensi profesi klining servis di Indonesia. Ia menyatakan bahwa Apklindo akan terus bekerja sama dengan Kemnaker dalam penyelenggaraan pelatihan, sertifikasi, dan uji kompetensi.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin mencetak tenaga kerja klining servis yang profesional, bermartabat, dan memiliki daya saing global, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Kus. (*)

Sumber: Kemnaker.go.id
Editor: Ali Hadi Assegaf

 

 

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA