Search

Visi dan Misi Bambang Irawan sebagai Calon Ketua PWI Kukar

Calon Ketua PWI Kukar nomor urut 3, Bambang Irawan. (Berita Alternatif/Ulwan Murtadho)

BERITAALTERNATIF.COM – Kontestasi pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menghangat seiring munculnya sejumlah nama yang menyatakan kesiapan maju dalam bursa kepemimpinan organisasi wartawan tersebut.

Salah satu figur yang memastikan diri kembali bertarung adalah Bambang Irawan, yang saat ini masih berstatus sebagai petahana.

Keputusan Bambang untuk kembali mencalonkan diri tidak lepas dari dinamika organisasi dan tantangan dunia pers daerah yang kian kompleks.

Perubahan ranah media, dominasi media sosial, serta tuntutan profesionalisme yang semakin tinggi menjadi konteks penting yang akan dibawanya dalam kontestasi kali ini.

Sebagai petahana, Bambang membawa pengalaman kepemimpinan sebelumnya sekaligus menawarkan keberlanjutan arah organisasi yang dinilai masih relevan dengan kebutuhan wartawan di Kukar.

Dia menilai PWI Kukar ke depan tidak cukup hanya menjadi organisasi formal, tetapi harus mampu hadir sebagai ruang bersama yang menguatkan kapasitas wartawan, menjaga marwah profesi, dan tetap adaptif terhadap perubahan zaman.

Dari titik inilah, visi dan misi yang ia tawarkan disusun dengan menekankan aspek konsolidasi internal, peningkatan kompetensi, serta penguatan etika dan independensi pers.

Dalam pencalonannya kali ini, Bambang mengusung visi mewujudkan PWI Kukar sebagai rumah besar bagi wartawan, sekaligus menjadikan organisasi tersebut solid, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan media sosial.

Menurutnya, PWI harus menjadi tempat berhimpun yang nyaman bagi wartawan, bukan hanya dalam konteks struktural, tetapi juga sebagai ruang berkegiatan dan peningkatan kompetensi.

“PWI akan menjadi rumah besar yang tempat berhimpunnya wartawan di Kukar, terutama dalam hal berkegiatan maupun meningkatkan kemampuan kompetensi,” ujarnya, Kamis (26/12/2025).

Untuk mewujudkan visi tersebut, dia merumuskan sejumlah misi strategis. Salah satu fokus utamanya adalah peningkatan kapasitas wartawan melalui pelatihan jurnalistik, uji kompetensi, serta penguatan pemahaman terhadap kode etik jurnalistik.

Ia menilai masih banyak wartawan di Kukar yang belum memiliki sertifikasi kompetensi, padahal hal tersebut menjadi fondasi penting profesionalisme pers.

“Setiap wartawan minimal harus memiliki sertifikasi wartawan muda. Selain itu, kemampuan wartawan di Kukar juga perlu di-upgrade, baik dalam hal menulis maupun memahami kode etik,” katanya.

Selain peningkatan kapasitas teknis, Bambang juga menekankan pentingnya memperkuat peran PWI sebagai penjaga etika, independensi, dan marwah profesi wartawan.

Dia menegaskan bahwa wartawan merupakan pilar keempat demokrasi, sehingga independensi dan keberimbangan pemberitaan harus terus dijaga di tengah berbagai kepentingan.

“Independensi pers harus dijaga dengan cara memberi pemahaman yang utuh kepada wartawan, terutama terkait prinsip keberimbangan dalam pemberitaan,” tegasnya.

Dalam relasi eksternal, ia menyatakan komitmennya untuk membangun sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan dan masyarakat, tanpa mengabaikan prinsip kebebasan pers.

Bambang bahkan menegaskan sikapnya untuk tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam kegiatan PWI, sebagai langkah menjaga independensi organisasi.

Meski demikian, hubungan baik dengan berbagai pihak tetap dianggap penting selama berada dalam koridor kegiatan positif dan konstruktif.

“Walaupun saya berkomitmen tidak akan menggunakan APBD dalam kegiatan PWI, hubungan baik dengan pemerintah daerah tetap harus dijaga, terutama dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat positif,” ujarnya.

Tak hanya fokus pada aspek jurnalistik, dia juga memasukkan pembinaan wartawan di bidang olahraga sebagai bagian dari misinya.

Ia menilai wartawan Kukar yang memiliki potensi dan prestasi di ajang Pekan Olahraga Wartawan Daerah maupun Pekan Olahraga Wartawan Nasional yang dianggapnya perlu mendapat pembinaan yang serius dan berkelanjutan.

Bambang menilai wartawan Kukar yang berprestasi perlu dibina dan didukung, terutama mereka yang akan berlaga di Porwada dan Porwanas.

“Dukungan itu bisa dilakukan melalui kerja sama dengan Dispora dan KONI, baik dari sisi teknik maupun fasilitas olahraga,” pungkasnya. (*)

Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA