Search

Sampah dan Pelayanan Kesehatan Jadi Fokus Perhatian Dedi Mulyadi di Tengah Tingginya Kepuasan Publik

Foto: Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Detik Jabar)

BERITAALTERNATIF.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapat sorotan positif atas capaian 100 hari pertamanya menjabat, dengan tingkat kepuasan publik yang menembus angka 94,7 persen. Angka tersebut dirilis oleh lembaga survei Indikator Politik dan menjadi yang tertinggi di antara para gubernur se-Pulau Jawa. Namun, di tengah pujian tersebut, muncul catatan penting dari Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Farabi A. Rafiq, yang menekankan agar keberhasilan awal ini tidak membuat Pemprov Jabar lengah.

Dalam keterangan resminya pada Minggu (1/6/2025), Farabi menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja awal Dedi Mulyadi, namun tetap mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama di sektor kesehatan masyarakat. Menurutnya, capaian gemilang di awal masa jabatan seharusnya menjadi modal untuk bekerja lebih keras dan menjaga konsistensi hingga akhir periode kepemimpinan.

Farabi menyoroti dua isu krusial yang dinilai perlu menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yakni pengelolaan sampah dan pemerataan fasilitas layanan kesehatan. Ia menilai, masih banyak wilayah di kabupaten dan kota yang belum mendapatkan akses pelayanan rumah sakit yang memadai. Masalah ini, menurutnya, dapat berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat jika tidak segera ditangani secara sistematis.

“Masih ada PR penting di bidang kesehatan, terutama pengelolaan sampah dan pemerataan fasilitas layanan rumah sakit. Ini harus jadi prioritas,” tegas Farabi.

Meski begitu, Farabi tetap memberikan dukungan terhadap berbagai program pembangunan yang sedang dijalankan oleh Dedi Mulyadi. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif dalam mewujudkan visi “Jawa Barat Istimewa” yang menjadi semangat utama pemerintahan saat ini. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci sukses dalam proses pembangunan berkelanjutan.

Dengan tingkat kepuasan publik yang tinggi, Dedi Mulyadi saat ini berada pada momentum strategis untuk mendorong reformasi di sektor-sektor vital seperti kesehatan dan lingkungan. Jika tantangan-tantangan tersebut dapat diatasi, maka Jawa Barat berpotensi menjadi model pembangunan daerah yang berkelanjutan dan partisipatif di tingkat nasional. (*)

Sumber : DetikJabar
Editor : M.Anshori

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA