Search

Presiden Prabowo Komitmen Wujudkan Proyek Giant Sea Wall untuk Tangkal Rob di Pantura

Presiden RI Prabowo Subianto. (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

BERITAALTERNATIF.COM – Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen serius dalam melanjutkan pembangunan proyek Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa di kawasan Pantai Utara Jawa. Proyek ini dinilai sangat vital untuk melindungi wilayah pesisir dari ancaman rob dan dampak perubahan iklim yang kian ekstrem.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan bahwa meski anggaran negara saat ini masih terbatas, proyek Giant Sea Wall tetap menjadi prioritas dalam agenda nasional infrastruktur. Ia menyampaikan bahwa masyarakat diminta bersabar karena pelaksanaan proyek ini membutuhkan perencanaan matang dan dukungan anggaran yang besar. Namun demikian, upaya pemerintah dalam menangani permasalahan rob tidak akan berhenti.

“Insya Allah itu akan terlaksana. Namun, mohon bersabar karena anggaran kami sangat terbatas dan ada prioritas lain. Tapi bukan berarti kami diam, kami akan tetap berjuang bersama menyelesaikan permasalahan rob ini,” ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Giant Sea Wall akan membentang dari wilayah Banten hingga Gresik, melindungi kota-kota strategis di sepanjang pesisir utara Pulau Jawa, termasuk Jakarta, Semarang, dan Demak. Keberadaan tanggul laut ini dianggap sebagai solusi jangka panjang terhadap bencana rob yang semakin sering terjadi akibat kombinasi faktor global seperti kenaikan suhu bumi, penurunan muka tanah, dan perubahan iklim.

Dody juga menyebutkan bahwa proyek ini telah menjadi bagian dari visi dan misi Presiden Prabowo sebelum resmi menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029. Bahkan, setelah pelantikannya, Presiden langsung memberikan arahan kepada para menterinya untuk mempercepat perencanaan dan implementasi proyek tersebut.

Sebagai langkah konkret, pemerintah tengah mempersiapkan pembentukan Badan Otorita Tanggul Laut Pantai Utara Jawa. Badan ini akan bertanggung jawab atas kelangsungan proyek serta koordinasi antarinstansi dan daerah dalam pembangunan dan pengelolaan Giant Sea Wall secara berkelanjutan.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menambahkan bahwa proyek ini bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi juga menyangkut masa depan bangsa. Menurutnya, perlindungan garis pantai merupakan bentuk nyata dari kepedulian negara terhadap keselamatan masyarakat pesisir serta keberlanjutan pembangunan nasional.

Dengan sinergi lintas kementerian dan komitmen kuat dari Presiden Prabowo, pembangunan Giant Sea Wall diharapkan menjadi tonggak penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim serta menjamin keberlangsungan hidup masyarakat di wilayah pesisir utara Pulau Jawa. (*)

Sumber : ANTARA
Editor : M.Anshori

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA