BERITAALTERNATIF.COM – Dewan Pimpinan Pusat Ahlulbait Indonesia (ABI) menyampaikan apresiasi yang tinggi dan ucapan terima kasih atas kesuksesan penyelenggaraan Peringatan Asyura Nasional 1447 Hijriah yang berlangsung secara damai, tertib, dan penuh hikmah di berbagai wilayah Indonesia.
Pernyataan resmi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum ABI Ustadz Zahir Yahya melalui siaran pers yang dirilis di Jakarta pada Selasa (22/7/2025).
Dalam pernyataannya, ABI menggarisbawahi bahwa Peringatan Asyura bukan sekadar prosesi keagamaan, melainkan momentum spiritual untuk meneguhkan nilai-nilai keadilan, keberanian melawan kezaliman, serta kepedulian terhadap kaum tertindas.
Nilai-nilai tersebut, menurut dia, sangat relevan dalam membangun bangsa Indonesia yang berkeadaban, berkeadilan sosial, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan universal sebagaimana diajarkan oleh Imam Husain a.s.
“Keberhasilan penyelenggaraan Asyura ini mencerminkan meningkatnya kesadaran kolektif seluruh elemen bangsa—masyarakat, aparat keamanan, hingga pemerintah—dalam menjamin ruang ekspresi keagamaan yang sah, konstitusional, dan bermartabat,” ujarnya.
Ia menegaskan kembali bahwa kebebasan beragama dan menjalankan ibadah merupakan hak asasi yang dijamin secara konstitusional, antara lain melalui:
Pertama, Pasal 29 Ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945.
Kedua, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.
Ketiga, Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2005 tentang Pengesahan Kovenan Internasional tentang Hak Sipil dan Politik (ICCPR).
Keempat, Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 Tahun 2006.
Meski di beberapa wilayah terdapat dinamika dan tantangan dari kelompok yang belum sepenuhnya sejalan dengan semangat toleransi—termasuk pihak seperti Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS)—Ustadz Zahir menyatakan tetap menjunjung prinsip damai dan konstitusional.
Dia juga menegaskan tidak akan terpengaruh oleh provokasi yang bertentangan dengan semangat kebangsaan dan nilai luhur kebhinekaan Indonesia.
Sebagai bentuk rasa terima kasih, ABI menyampaikan penghargaan kepada berbagai pihak yang telah berperan dalam menyukseskan peringatan Asyura:
Pertama, Pemerintah Republik Indonesia dan jajarannya di tingkat pusat hingga daerah atas dukungan dan fasilitasi kebebasan beribadah serta ekspresi keagamaan.
Kedua, aparat kepolisian dan penegak hukum, yang dinilai telah menjalankan tugas pengamanan secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab.
Ketiga, organisasi masyarakat Islam dan lintas agama, yang menunjukkan solidaritas dan semangat kebersamaan dalam menjaga suasana damai.
Keempat, seluruh masyarakat Indonesia, atas sikap toleransi, partisipasi aktif, serta dukungan moral yang memungkinkan kelancaran kegiatan Asyura.
Di akhir pernyataannya, ia kembali menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam membangun Indonesia yang damai, adil, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
“Kami percaya bahwa jalan konstitusional dan semangat persaudaraan adalah fondasi utama dalam menjaga harmoni bangsa,” tutupnya.
Peringatan Asyura 1447 Hijriah tahun ini menjadi salah satu refleksi keberhasilan Indonesia dalam menjaga ruang keagamaan yang inklusif, serta memperkuat prinsip toleransi sebagai pilar penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (*)
Editor: Ufqil Mubin











