Search

Tak hanya Menyalurkan Bantuan, MGRM Sesuaikan CSR dengan Kebutuhan dan Kondisi Darurat Warga

Direktur MGRM, Efri Novianto. (Berita Alternatif/Ulwan Murtadho)

BERITAALTERNATIF.COM – Bantuan bagi masyarakat tidak selalu bisa disiapkan dengan cara yang sama. Ada program yang direncanakan jauh hari, tetapi ada pula kebutuhan yang muncul mendadak ketika warga tertimpa musibah.

Hal itu menjadi salah satu pertimbangan PT MGRM dalam menyalurkan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) di Kutai Kartanegara (Kukar).

Direktur MGRM, Efri Novianto, menjelaskan bahwa program CSR perusahaan dibagi ke dalam tiga bidang, yakni sosial, ekonomi, dan lingkungan. Pelaksanaannya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta jenis program yang diajukan.

Dalam pelaksanaannya, MGRM tidak hanya berfokus pada program yang telah direncanakan. Perusahaan juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan mendesak yang muncul di tengah masyarakat.

Salah satu contohnya terlihat ketika kebakaran melanda permukiman di Jalan AM Alimuddin, Gang Wakaf, Kelurahan Melayu, Tenggarong, pada Senin (5/10/2026) sore.

Kebakaran tersebut berdampak pada 75 kepala keluarga atau 151 jiwa berdasarkan data sementara Pemerintah Kabupaten Kukar.

Sejumlah warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda sehingga membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa penanganan.

Sehari setelah kejadian, Selasa (6/10/2026), MGRM Kukar turut menyalurkan bantuan kebutuhan pokok ke salah satu posko bantuan di kawasan Gang Wakaf.

Bantuan yang diserahkan langsung oleh Efri itu meliputi air mineral, mi instan, minyak goreng, telur, gas isi ulang, sayuran, bumbu dapur, dan perlengkapan makan.

Penyaluran tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan perusahaan terhadap warga yang menghadapi kondisi darurat. Bantuan kebutuhan pangan dan perlengkapan dapur diharapkan dapat menunjang pemenuhan kebutuhan sehari-hari selama warga berada di posko.

Dalam penjelasannya mengenai pola bantuan kebencanaan, dia juga menyebut dukungan terhadap kebutuhan dapur umum. Bantuan dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, termasuk bahan pangan seperti telur, sayuran, dan ayam. “Jadi, kita backup dapur umum,” ujarnya kepada awak media Berita Alternatif pada Jumat (9/10/2026).

Dukungan juga dapat diberikan untuk membantu penanganan di lokasi kebakaran. MGRM, misalnya, menyalurkan bahan bakar minyak untuk kendaraan yang digunakan dalam respons kebakaran, termasuk solar sebanyak 60 liter.

Pola serupa diterapkan ketika masyarakat menghadapi persoalan lingkungan. Pada September 2026, MGRM menyalurkan 500 masker kepada warga serta 20 dus air minum untuk membantu kebutuhan petugas pemadam kebakaran di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Bantuan tersebut menyasar kebutuhan yang berbeda. Masker ditujukan untuk membantu warga mengurangi paparan asap, sedangkan air minum disalurkan untuk mendukung petugas yang bekerja di lapangan.

Meski demikian, penyaluran CSR tidak serta-merta dilakukan hanya karena ada permohonan yang masuk.

Efri menjelaskan bahwa perusahaan terlebih dahulu menilai kesesuaian usulan dengan program, kelengkapan administrasi, serta kondisi faktual di lapangan.

“Jadi, tidak serta-merta proposal yang masuk bisa kita eksekusi,” katanya.

Proses tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan diberikan sesuai kebutuhan dan peruntukannya.

Di sisi lain, kondisi darurat menuntut perhatian terhadap kecepatan penanganan agar bantuan tetap relevan dengan kebutuhan warga.

Di luar situasi kebencanaan, program sosial MGRM juga menyentuh kebutuhan masyarakat dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan keagamaan.

Sementara itu, program lingkungan mencakup dukungan terhadap akses air bersih dan upaya menjaga lingkungan. (*)

Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Devi Nila Sari

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

This error message is only visible to WordPress admins

Error 400: API key not valid. Please pass a valid API key..

Domain code: global
Reason code: badRequest

Error: No videos found.

Make sure this is a valid channel ID and that the channel has videos available on youtube.com.

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA