BERITAALTERNATIF.COM – Puluhan pemuda dari berbagai kecamatan di Kutai Kartanegara (Kukar) mengikuti workshop kewirausahaan yang digelar Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar pada Rabu, 30 September 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong tumbuhnya semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemkab Kukar.
Kata dia, program itu sejalan dengan perhatian pemerintah terhadap pengembangan kewirausahaan, khususnya bagi kalangan anak muda.
“Memang secara linear, provinsi juga sedang fokus dalam rangka menciptakan dan mengembangkan semangat kewirausahaan,” katanya saat diwawancarai di Pendopo Odah Etam, Jumat (2/10/2026).
Menurutnya, Kukar mendapat kuota untuk melaksanakan pelatihan kewirausahaan tersebut pada tahun ini.
Peserta yang berasal dari berbagai kecamatan mendapatkan materi dan motivasi dari narasumber yang dinilai memiliki pengalaman di bidang kewirausahaan.
Ia berharap ilmu yang diperoleh peserta tidak berhenti setelah kegiatan berakhir. Para pemuda diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan tersebut untuk membuka dan mengembangkan peluang usaha di wilayah masing-masing.
“Harapannya setelah keluar dari pelatihan kewirausahaan ini, anak-anak muda Kukar bisa memanfaatkan ilmu yang didapat dan membuka peluang usaha yang tersebar di semua wilayah Kukar,” ujarnya.
Dispora Kukar mencatat lebih dari 2.500 wirausaha muda telah tumbuh dan dibina melalui program pembinaan seperti Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri dan ajang Pesta Rasa.
Para pemuda tersebut menerima pembinaan intensif dari Dispora Kukar. Pembinaan yang dilaksanakan sama sekali tidak bertujuan membuat pelaku usaha bergantung pada pemerintah.
Justru sebaliknya, program ini dirancang sebagai pemicu agar mereka dapat berkembang secara mandiri dan memiliki daya saing yang tinggi.
Perubahan yang paling mencolok terletak pada kreativitas produk dan model pemasaran yang kini jauh lebih modern.
Banyak UMKM muda yang awalnya hanya mengandalkan metode pemasaran dari mulut ke mulut, kini telah aktif memanfaatkan marketplace hingga konten visual yang menarik untuk kepentingan promosi. (Adv)
Penulis: Arif Rahmansyah
Editor: Devi Nila Sari











