BERITAALTERNATIF.COM – Pemkab Kukar berkomitmen akan terus memperkuat sektor pertanian sebagai bagian dari strategi transformasi ekonomi daerah.
Sekda Kukar, Sunggono mengungkapkan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu prioritas utama pembangunan di daerah.
Ia menyebut, hal tersebut merupakan bagian dari langkah besar untuk menggeser ketergantungan ekonomi daerah dari sektor sumber daya alam tak terbarukan seperti migas dan batubara ke sektor yang lebih lestari seperti pertanian, pariwisata, serta ekonomi kreatif.
Dia menjelaskan, saat ini Kukar memiliki peran yang strategis dalam penyediaan pangan di Provinsi Kaltim.
Selama lebih dari satu dekade terakhir, lanjut Sunggono, Kukar telah menjadi lumbung pangan utama Kaltim, terutama dalam komoditas padi.
Ia menerangkan, mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim tahun 2024, luas panen padi di Kukar tercatat mencapai 26.744,87 hektar.
Angka tersebut menyumbang 46,80 persen dari total luas panen padi di Kaltim yang berjumlah 57.143,29 hektar.
Tak hanya itu, sambung dia, Kukar juga menjadi penyumbang utama produksi padi.
“Produksi padi Gabah Kering Giling (GKG) dari Kukar mencapai 115,10 ribu ton, atau sekitar 50,71 persen dari total produksi GKG di Kalimantan Timur,” ujar Sunggono pada Kamis (17/7/2025).
Dengan kontribusi besar tersebut, Pemkab Kukar bertekad memperkuat dukungan terhadap petani lokal, termasuk melalui program-program pemberdayaan seperti Sekolah Pemberdayaan Rakyat.
Transformasi ekonomi melalui sektor terbarukan, kata dia, bukan hanya soal kemandirian pangan, tetapi juga merupakan jawaban atas tantangan masa depan.
Oleh karena itu, sangat penting untuk menciptakan ekosistem usaha pertanian yang tangguh sebagai fondasi ekonomi Kukar di masa mendatang.
“Langkah ini menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Kutai Kartanegara Idaman Terbaik 2025–2030 yang bertumpu pada ekonomi lestari,” pungkasnya. (*)
Penulis & Editor: M. As’ari












