BERITAALTERNATIF.COM – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan langkah jangka pendek dan jangka panjang untuk membantu petani menghadapi musim kemarau, termasuk melalui penyediaan pompa air dan identifikasi sumber air di wilayah pertanian.
Kepala Distanak Kukar, Moh. Rifani, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) untuk mendukung penanganan dampak kekeringan.
Di sejumlah wilayah, bantuan pompa air telah disalurkan kepada petani. Bahkan, pemerintah daerah juga telah menyerahkan pompa berkapasitas besar yang sementara digunakan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Kalau karhutla sudah selesai, pompa tersebut akan kita serahkan lagi kepada para petani. Itu jangka pendeknya,” kata Rifani, Kamis (1/10/2026).
Untuk langkah jangka panjang, Distanak akan mengidentifikasi sumber-sumber air yang berpotensi dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian.
Kata dia, pompa akan ditempatkan di titik-titik yang telah dipetakan agar petani memiliki akses air saat musim kemarau.
Ia menyebut upaya tersebut menjadi bagian dari kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah, sehingga penanganan kekeringan tidak hanya bergantung pada satu instansi.
Di tengah ancaman kemarau, Rifani juga mengingatkan petani agar tidak membuka lahan pertanian dengan cara membakarnya.
Imbauan tersebut disampaikan untuk mencegah kebakaran yang dapat meluas dan mengganggu aktivitas masyarakat.
“Selain penanganan kekeringan, tentu kita tetap memprioritaskan pembangunan sarana dan prasarana pertanian, termasuk jalan usaha tani, irigasi, serta bantuan benih padi untuk kelompok masyarakat, ” tutupnya. (Adv)
Penulis: Arif Rahmansyah
Editor: Devi Nila Sari











