BERITAALTERNATIF.COM – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, meminta pejabat administrator, pengawas, dan fungsional yang baru dilantik agar tidak hanya menunggu instruksi dalam menjalankan tugas.
Aulia menekankan pentingnya inisiatif, kreativitas, dan kemampuan mencari solusi untuk mempercepat pencapaian program pembangunan daerah.
Pesan tersebut disampaikannya saat melantik 64 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Jumat (2/10/2026) malam.
Dari jumlah tersebut, 19 orang mengisi jabatan administrator, sedangkan 45 lainnya merupakan pejabat pengawas dan fungsional.
Dia menegaskan, para pejabat harus mampu mengembangkan cara kerja yang lebih aktif, termasuk mencari peluang kolaborasi di luar pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Saya berharap Bapak Ibu sekalian ini tidak menjadi pejabat yang pasif. Saya berharap Bapak Ibu sekalian bisa berpikir aktif, mencari solusi di setiap permasalahan,” tegasnya.
Menurutnya, terdapat berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah, mulai dari kerja sama dengan pihak ketiga hingga melibatkan lembaga dan kelompok masyarakat.
Ia berharap para pejabat mampu menginisiasi berbagai terobosan yang tetap sejalan dengan rencana kerja dan target pembangunan daerah.
Aulia juga mengingatkan bahwa jabatan yang diemban para pejabat merupakan amanah untuk menjalankan visi pembangunan Kukar Idaman Terbaik 2025–2030, termasuk 17 program dedikasi yang menjadi tanggung jawab organisasi perangkat daerah.
Selain program dedikasi, para pejabat juga diminta memastikan pelaksanaan standar pelayanan minimal dan berbagai urusan pemerintahan yang bersifat wajib berjalan sesuai ketentuan.
Dalam arahannya, dia turut menyoroti pentingnya membangun kerja sama di lingkungan pemerintahan. Pencapaian target pembangunan tidak dapat hanya mengandalkan kemampuan individu, melainkan membutuhkan kekuatan tim yang solid.
“Kabupaten Kutai Kartanegara atau Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara itu tidak membutuhkan seorang super hero. Kita membutuhkan super tim yang kuat,” ujarnya.
Ia meminta para pejabat yang baru dilantik segera membangun koordinasi dengan pimpinan dan jajaran di unit kerja masing-masing.
Perbedaan pandangan, katanya, harus diselesaikan melalui komunikasi dan diskusi, bukan dengan mengedepankan ego pribadi.
Aulia juga mengingatkan para pejabat administrator agar memahami perannya sebagai eksekutor kebijakan sekaligus memastikan program pemerintah berjalan efektif.
Dia berharap para pejabat mampu menjadi penggerak percepatan pembangunan, bukan justru menghambat pelaksanaan program yang telah direncanakan.
“Jadilah pejabat yang aktif yang memiliki inisiatif untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di tempat Bapak Ibu sekalian,” pungkasnya. (Adv)
Penulis: Arif Rahmansyah
Editor: Devi Nila Sari











