BERITAALTERNATIF.COM – Dewan Pimpinan Daerah Ahlulbait Indonesia (DPD ABI) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar rapat bulanan pada Minggu, 4 Oktober 2026, di Yayasan Abu Dzar Al-Ghifari Kukar.
Rapat tersebut menjadi forum evaluasi kinerja pengurus sekaligus membahas sejumlah kebijakan organisasi untuk pelaksanaan program kerja.
Selain itu, pengurus merumuskan kebutuhan anggaran untuk mendukung berbagai kegiatan divisi yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober hingga November 2026.
Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda dibahas, mulai dari rencana keikutsertaan pengurus dalam pelatihan, pengoperasian ambulans, pengelolaan keuangan organisasi, hingga program kerja sejumlah divisi DPD ABI Kukar.
Pada Oktober 2026, Divisi Penelitian dan Pengembangan Organisasi menyampaikan rencana kegiatan up-grading kepengurusan yang akan dilaksanakan pekan ini.
Kegiatan tersebut akan mengangkat materi mengenai manajemen organisasi. Pengurus akan mengundang seorang pemateri dalam kegiatan tersebut.
Agenda up-grading diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pengurus mengenai tata kelola organisasi sekaligus memperkuat kapasitas dalam menjalankan tugas dan program kerja DPD ABI Kukar.
Rapat bulanan tersebut menjadi bagian dari evaluasi rutin DPD ABI Kukar untuk memastikan program kerja berjalan sesuai kemampuan organisasi.
Ketua DPD ABI Kukar, Mas’ud, berharap seluruh pengurus terus berperan aktif dalam menjalankan berbagai program organisasi.
“Gerakan ini diharapkan menjadi bekal bagi kita untuk menyambut kemunculan Imam Zaman,” ujarnya.
Dia juga berharap optimalisasi peran sumber daya di internal DPD ABI Kukar untuk menjalankan program pelayanan masyarakat menggunakan ambulans.
Program tersebut diharapkannya segera terwujud tahun ini. Masalah-masalah teknis disebutnya bisa segera dipecahkan agar program pelayanan terhadap masyarakat Kukar bisa dijalankan secara berkelanjutan oleh DPD ABI Kukar.
Sejumlah agenda yang dibahas akan ditindaklanjuti oleh masing-masing divisi, terutama persiapan pelatihan, pengoperasian ambulans, penguatan administrasi, pengembangan ekonomi, distribusi informasi, serta peningkatan kapasitas pengurus. (*)
Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Ufqil Mubin











