Kopas dan Tempel
Oleh: Dr. Muhsin Labib* Dulu, sebelum internet menjadi bagian dari hidup sehari-hari, kami memandang media-media besar dengan rasa hormat yang nyaris otomatis. Surat kabar terbit setiap pagi dengan halaman yang tebal, seolah menjadi monumen kerja keras. Kami membayangkan wartawan berangkat ke lapangan, mencatat dengan teliti, berdebat di ruang redaksi, lalu menulis setelah melalui penyaringan panjang. […]