Nasional

Kasus Covid-19 di DPR RI Meningkat, Fraksi Golkar Putuskan WFH

Jakarta, beritaalternatif.com – Kasus penularan Covid-19 di lingkungan kerja DPR/MPR terus bertambah hingga Jumat (4/2/2022). Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar mengatakan, jumlah kasus positif Covid-19 kini mencapai 194 orang.

Dia mengatakan, jumlah anggota dewan yang positif Covid-19 bertambah empat orang. Sebelumnya tercatat sembilan orang.

Menurutnya, beberapa anggota dewan tersebut telah dinyatakan negatif, sehingga jumlah anggota dewan yang saat ini masih positif terpapar Covid-19 adalah delapan orang.

“Kalau dengan kemarin ada 13. Tapi karena sudah ada yang negatif, jadi anggotanya sekarang ada delapan,” ucap Indra, Jumat (4/2/2022).

Sebelumnya, Indra menegaskan, DPR tidak melakukan lockdown dalam merespons kasus penularan Covid-19 yang terjadi saat ini.

Kata dia, langkah yang dilakukan untuk merespons situasi saat ini ialah mengubah tata cara rapat dengan membatasi jumlah peserta rapat yang hadir secara fisik.

Ia menyebutkan, Badan Musyawarah (Bamus) DPR telah memutuskan jumlah peserta rapat yang hadir secara fisik saat ini maksimal 30 persen.

Fraksi Golkar WFH

Fraksi Partai Golkar DPR RI menginstruksikan anggota untuk melakukan Work From Home (WFH) atau kerja dari rumah mulai 4 Februari sampai 13 Maret 2022.

Instruksi itu dikeluarkan sehubungan dengan peningkatan penularan Covid-19 varian omicron di DKI Jakarta, khususnya di lingkungan Gedung DPR RI.

“Aktif kembali berkantor seperti biasa pada 14 Maret 2022,” demikian tertulis dalam instruksi yang diteken Ketua Fraksi Partai Golkar DPR Kahar Muzakir dan Sekretaris Fraksi Golkar DPR Adies Kadier tersebut.

Adies mengungkapkan, saat ini dua anggota fraksinya dilaporkan positif terpapar Covid-19. Merespons temuan itu, pihaknya sudah melaksanakan tes PCR dan membersihkan seluruh ruang kerja anggota Fraksi Partai Golkar DPR.

“(Kami) mulai membersihkan kembali seluruh ruangan kerja anggota Fraksi Partai Golkar,” kata Adies, Jumat kemarin.

Sebagai informasi, sejumlah Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPR telah memutuskan melakukan lockdown alias pembatasan aktivitas merespons peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Beberapa AKD yang telah melakukan lockdown ialah Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), Komisi I DPR, dan Komisi III DPR. Kemudian, area kerja pimpinan DPR yang berlokasi di lantai 4, Gedung Nusantara III. (*)

Sumber: Kasus Covid-19 di DPR Naik Lagi Jadi 194 Orang

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top