Kalimantan Timur, ID
23°C
Visibility: 10 km

Kasus Covid-19 Turun Drastis, Jokowi: Jangan Euforia Berlebihan

images (58)

Jakarta, beritaalternatif.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sejumlah hal penting yang perlu menjadi perhatian dalam rapat terbatas terkait evaluasi penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), bersama jajarannya melalui konferensi video, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/9/2021).

Presiden Jokowi meminta kepada jajarannya untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat terkait pandemi Covid-19, untuk menghindari adanya euforia yang berlebihan. Kepala negara menekankan bahwa virus ini bisa dikendalikan, namun tidak mungkin hilang sepenuhnya.

Presiden Jokowi mengatakan, masyarakat harus menyadari bahwa potensi penularan Covid-19 selalu mengintai.

Begitu masyarakat lengah, kenaikan kasus Covid-19 berpotensi besar terjadi.

“Masyarakat harus sadar bahwa Covid-19 selalu mengintip. Varian Delta selalu mengintip kita. Begitu lengah, (kasus Covid-19) bisa naik lagi,” ujar Jokowi.

Menurut dia, hal itu berkaitan dengan kenyataan bahwa Covid-19 tidak mungkin hilang secara total.

Hanya saja, penularan penyakit tersebut dapat dikendalikan.

“Yang bisa kita lakukan adalah mengendalikan. Ini penting. Statement ini penting sekali supaya tidak terjadi euforia yang berlebihan. Senang-senang yang berlebihan,” tegasnya.

Oleh karena itu, Jokowi mengingatkan agar berita-berita positif seputar penurunan jumlah kasus dan Bed Occupancy Ratio (BOR) RS Covid-19 tidak disalahpahami sebagai pelonggaran dalam melakukan berbagai aktivitas.

Menurut Jokowi, informasi semacam itu penting, tetapi tetap harus dimaknai secara hati-hati.

Dalam tiga hari belakangan ini kasus harian Covid-19 terus mengalami penurunan, yakni dari 7.700 kasus ke 6.700 kasus dan kembali menurun hingga tercatat sebanyak 5.400 kasus.

Atau, saat BOR RS Covid-19 secara nasional juga menurun dari 21 persen ke 20 persen dan hari ini berada pada angka 19 persen.

Meski demikian, Presiden meminta jajarannya untuk tetap melakukan evaluasi secara menyeluruh terkait perkembangan kasus Covid-19 di daerah. Hal tersebut penting dilakukan agar kasus Covid-19 dapat segera ditangani dan penyebaran kasus dapat terus ditekan.

“Ini kalau kita terus lakukan pekerjaan-pekerjaan kita secara konsisten, saya yakin insyaallah di akhir September kita sudah akan berada di angka di bawah 100 ribu (kasus),” ujar Presiden. (Kompas/Antaranews/ln)

Sekretaris FPK Kukar Meninggal Dunia, Marwan: Almarhum Pribadi yang Amanah Agustus 19, 2021

Kukar, beritaalternatif.com – Sekretaris Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kutai Kartanegara Dr. Thamrin meninggal dunia pada Kamis (19/8/2021)...

Cara Identifikasi Penipuan dalam Lelang Proyek Pemerintah Juni 20, 2021

Jakarta, beritaalternatif.com - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengingatkan agar masyarakat berhati-hati...

Fachruddin Resmi Ditunjuk DPP sebagai Ketua DPD PAN Kukar September 20, 2021

Kukar, beritaalternatif.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) menunjuk Fachruddin sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD)...

Israel Sesumbar Nyatakan Perang, Iran Siap Respons dengan Keras Agustus 6, 2021

Tel Aviv, beritaalternatif.com – Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz menyebut Iran sebagai “masalah global dan regional” dan menyatakan...

APBD-P Kukar 2021 Diproyeksi Rp 4,2 Triliun, Pemkab Prioritaskan untuk Pemulihan Ekonomi September 13, 2021

Kukar, beritaalternatif.com - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah yang diwakili Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin menyampaikan Nota...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *