Kalimantan Timur, ID
26°C
Visibility: 10 km

Presiden Raisi: Kebijakan Amerika Jadi Biang Kerusakan di Asia Barat

images

Teheran, beritaalternatif.com – Sidang Majelis Umum PBB ke-76 dibuka pada 21 September yang diawali dengan pidato Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi dalam pidatonya melalui rekaman video pada Selasa (21/9/2021) malam waktu Teheran, menjelaskan posisi Republik Islam Iran dalam berbagai isu penting regional dan tantangan-tantangan internasional.

Bagian penting dari pidato Presiden Iran berfokus pada penyebab dan faktor-faktor yang telah memicu krisis di Asia Barat dan dunia.

Peristiwa yang terjadi di Asia Barat dalam beberapa dekade terakhir menunjukkan bahwa kebijakan Amerika Serikat (AS) tidak lebih dari memaksakan perang yang telah menghancurkan negara-negara di kawasan, termasuk di Irak, Suriah, Yaman, dan Afghanistan.

Kebijakan ini menyebabkan ratusan ribu orang tewas, termasuk perempuan dan anak-anak, menelantarkan jutaan orang, menghancurkan ekonomi, meningkatkan angka kemiskinan, menyebarkan kekacauan dan terorisme, dan banyak masalah lain.

Luka lama Palestina tetap menjadi isu utama di Dunia Islam. Luka ini semakin parah setelah rezim-rezim reaksioner Arab di kawasan memilih menormalisasi hubungan dengan Israel.

Presiden Raisi mengatakan, rezim Zionis merupakan entitas terorisme negara terbesar yang agendanya adalah membantai perempuan dan anak-anak di Gaza dan Tepi Barat. Hari ini blokade penuh telah mengubah Gaza menjadi penjara terbesar di dunia.

Kebijakan destruktif AS tidak terbatas pada mendukung rezim penjahat dan pembunuh anak-anak. Negeri Paman Sam, khususnya selama kepresidenan Trump, melancarkan perang ekonomi besar-besaran dengan tujuan memberikan tekanan maksimum pada rakyat Iran.

Kebijakan tekanan maksimum tetap dilanjutkan oleh Presiden Joe Biden, meskipun ia dalam pidatonya di PBB menyatakan kesiapan untuk kembali ke dalam perjanjian nuklir JCPOA. Kebijakan ini masih dipandang sebagai opsi yang tepat bagi Washington.

Selama penanganan wabah virus corona, Iran menjadi sasaran sanksi ketat AS yang memblokir akses negara ini ke obat-obatan, peralatan medis, dan vaksin. Namun, hari ini Iran telah menjadi produsen vaksin Covid-19 meskipun sanksi anti-kemanusiaan AS dan Eropa tetap berlanjut.

Di tingkat regional, AS berusaha untuk memastikan Iran tetap terisolasi yaitu, lingkup kerja sama dan hubungan luar negeri Republik Islam, khususnya dengan negara-negara tetangga. Namun, Iran justru diterima sebagai anggota penuh Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO). Hal ini membuktikan bahwa Iran berada pada posisi penting di kancah regional serta berperan efektif dalam menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan.

Presiden Iran dalam pidatonya di Majelis Umum PBB menegaskan, sudah menjadi kebijakan Iran untuk berusaha menjaga stabilitas dan integritas teritorial semua negara di kawasan.

“Jika bukan karena kekuatan dan peran Iran bersama pemerintah dan rakyat Suriah dan Irak serta semua upaya tanpa pamrih dari Syahid Abu Mahdi al-Muhandis dan Jenderal Qasem Soleimani, hari ini Daesh telah menjadi tetangga Mediterania Eropa,” ujarnya.

Dapat dikatakan bahwa Presiden Iran mengangkat dua isu utama dan penting dalam pidato tersebut. Pertama, sumber dari banyak krisis global seperti kemiskinan, ketidakamanan, instabilitas politik, dan perang adalah keserakahan kekuatan-kekuatan hegemonik dan kebijakan unilateral.

Solusi untuk krisis ini adalah mengubah pendekatan di tengah komunitas internasional, mencapai pemahaman yang realistis tentang ancaman, dan mengadopsi pendekatan multilateralisme yang dipimpin oleh PBB.

Kedua, pentingnya menerima tanggung jawab atas masalah dan ancaman bersama. Presiden Raisi menekankan bahwa Iran siap berperan dalam menciptakan dunia yang lebih baik, dunia yang penuh dengan rasionalitas, keadilan, kebebasan, moralitas, dan spiritualitas. (pt/ln)

Presiden Raisi: Kebijakan Amerika Jadi Biang Kerusakan di Asia Barat September 23, 2021

Teheran, beritaalternatif.com - Sidang Majelis Umum PBB ke-76 dibuka pada 21 September yang diawali dengan pidato Sekretaris Jenderal PBB Antonio...

Bertahun-tahun Rusak Parah, Warga Minta Jalan Loa Tebu Segera Diperbaiki Juni 7, 2021

Kukar, Beritaalternatif.com – Aliansi Masyarakat Kukar yang terdiri dari warga Kelurahan Loa Tebu, Batu Dinding, dan Bengkinang melakukan aksi...

Jihad Islam Nilai Hamas dan Fatah Sulit Didamaikan Agustus 5, 2021

Gaza, beritaalternatif.com - Beberapa pihak selama ini berupaya untuk mempersatukan antara dua kelompok Palestina yang kerap berselisih paham, yaitu...

Polda Kalbar Tangkap 10 Orang Terduga Pelaku Perusakan Masjid Ahmadiyah September 6, 2021

Pontianak, beritaalternatif.com - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) dan Polres Sintang, hingga saat ini sudah menangkap 10 pelaku...

Citra Otoritas Palestina Makin Terpuruk, Hamas Kian Melejit di Mata Rakyat Juli 1, 2021

Tel Aviv, beritaalternatif.com – Pakar dan orientalis Israel Mordechai Kedar menyatakan, kasus kematian aktivis HAM Palestina Nizar Banat telah...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *