Kalimantan Timur, ID
26°C
Visibility: 10 km

Jurnalis Senior Ini Ingatkan Publik Tak Terkecoh dengan Penarikan Pasukan AS di Afghanistan

Dede Azwar
Dede Azwar

Jakarta, beritaalternatif.com – Jurnalis senior Dede Azwar mengatakan, terusirnya AS dari Afghanistan di satu sisi memberikan harapan baru dan kemandirian bagi bangsa tersebut, serta bangsa-bangsa di Asia Tengah dan Asia Barat.

Di sisi lain, lanjut Dede, terdapat sejumlah pihak yang pesimis dan optimis terhadap masa depan negara-negara di kawasan tersebut. Bagi mereka yang pesimis, langkah yang diambil AS hanyalah drama semata.

“Ada yang bilang ini upaya Amerika mengelabui publik internasional. Toh mereka masih bercokol (di Afghanistan),” jelas Dede dalam Bincang Berita yang diadakan Maula TV pada Senin (23/8/2021) lalu.

Kata dia, langkah yang paling rasional saat ini adalah menunggu dalam pengertian aktif. Mata publik harus tertuju pada rezim AS.

“Bukan kepada Taliban dan lain sebagainya. Mereka semua masih baru dan berbenah karena baru lahir,” ujarnya.

Merujuk Perjanjian Doha, Dede mengatakan, AS di bawah kepemimpinan Donald Trump pernah berjanji membebaskan pasukan dan memberikan aset militer kepada Taliban. Tenggatnya hingga Mei 2021.

“Ternyata dilanggar. Kata Biden, ini sama seperti peringatan 11 September. Saya jadi kemudian berfikir, ini si Amerika ini ingin menghidupkan lagi perang melawan teror,” jelasnya.

Ia menyebutkan, penarikan pasukan AS di Afghanistan sebagai dalih untuk melanjutkan agresi terhadap negara tersebut. Langkah ini semata bertujuan untuk kembali menguasai kekayaan Afghanistan.

“Ada terlalu banyak kekayaan di Afghanistan yang ingin mereka keruk. Dan kita tahu, opium itu, 90% kan dari Afghanistan. Kemudian litium dan pipa gas dari Laut Kaspia hingga Eropa. Ini yang menjadi bisnis Amerika selama di sana,” jelasnya.

Hal yang sama juga terjadi di Suriah. Daerah-daerah yang memiliki kekayaan minyak dikuasai oleh pasukan bayaran AS. Sementara di Afghanistan, pasukan Taliban pun ada yang menjadi kaki tangan AS dalam menjalankan bisnisnya.

“Inilah yang membuat kita harus menunggu. Tapi kita sambil berusaha memahami bagaimana kelakuan dan ulah Amerika ini. Mata kita harus fokus ke sana,” saran Dede. (ln)

Mekdad: Koalisi Internasional Pimpinan Amerika Bantu Teroris di Suriah Juni 28, 2021

Damaskus, beritaalternatif.com - Menteri Luar Negeri Suriah Faisal al-Mekdad menyatakan, satu-satunya tujuan koalisi internasional menduduki Suriah...

DPD Partai NasDem Kukar Bagikan Ratusan Paket Sembako di Loa Kulu dan Loa Janan Agustus 23, 2021

Kukar, beritaalternatif.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali membagikan sembako...

Rita Widyasari Masih Bisa Ajukan PK di Mahkamah Agung Juni 18, 2021

Oleh: Mansyur* Penolakan Mahkamah Agung terhadap upaya hukum Peninjauan Kembali (PK) yang dilakukan oleh mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar)...

Kiat Jaga Dompet Tetap Sehat saat Penerapan PPKM Darurat Juli 6, 2021

Jakarta, beritaalternatif.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di wilayah...

BLT untuk Pekerja Senilai Rp 1 Juta akan Cair Besok Agustus 11, 2021

Jakarta, beritaalternatif.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyatakan BLT subsidi gaji senilai Rp 1 juta bakal masuk ke rekening 947.499...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *