Samarinda

Sejumlah Anggota Dewan di Karang Paci Bentuk Koalisi Parlemen Muda Daerah Kaltim

Samarinda, beritaalternatif.com – Delapan anggota DPRD Kaltim bergerak untuk membentuk Koalisi Parlemen Muda Daerah Kalimantan Timur (KPMD-KT). Mereka yang masuk di dalamnya ada Sarkowi V Zahry, Ismail, Nidya Listiyono, Romadhony Putra Pratama, Muhammad Nasiruddin, Akhmed Reza Fachlevi, Siti Rizky Amalia, Sutomo Jabir, dan Muhammad Udin.

Deklarasi itu dilakukan pada 22 Desember 2021 lalu. Sarkowi pun menjadi ketua dan Sutomo Jabir sebagai sekretaris. Dijelaskan lebih lanjut oleh Sarkowi bahwa terbentuknya KPMD-KT bakal jadi wadah untuk menjalin silaturahmi para anggota dewan muda di Karang Paci. Termasuk wadah diskusi untuk pembangunan dan ruang belajar politik pemuda di Benua Etam.

“Kita merasa terpanggil untuk pengembangan politik anak muda. Kita berupaya menjadi motor penggerak kaum muda agar dapat terlibat menjadi wakil rakyat,” jelas Sarkowi baru-baru ini.

Soal rencana kegiatan KPMD-KT, Sarkowi mengungkapkan, pihaknya akan fokus pada peningkatan kapasitas. Contoh, sosialisasi program pendidikan politik di dalam parlemen muda dan pemuda Kaltim. Lalu, membedah isu-isu pembangunan di Kaltim.

Fitri Maisyaroh menambahkan bahwa koalisi ini didirikan agar ke depan makin banyak generasi muda Kaltim yang ingin terlibat dalam pembangunan. Sehingga tak jadi bumerang dalam pembangunan kelak.

“Kita harus siapkan situasi bonus demografi agar tidak menjadi bumerang. Kita mencoba menjembatani agar bonus demografi tidak menjadi permasalahan,” ungkap perempuan yang juga anggota Komisi IV itu.

Oleh sebab itu, melalui koalisi ini pihaknya akan coba mempersiapkan pemuda untuk bisa melanjutkan roda kepemimpinan di Kaltim.

Sarkowi menegaskan bahwa pembentukan koalisi ini tidak untuk mendiskriminasi perbedaan umur antar anggota dewan. Melainkan bertujuan khusus untuk mendorong parlemen muda dan terlibat dalam suatu peran signifikan.

“Saya yakin para senior sangat mendukung. Yang tua pun menyokong dan ikut membantu jalannya forum ini,” bebernya.

Terakhir, Sutomo juga ikut buka suara. Ia menegaskan, koalisi ini tak ada kaitannya dengan fraksi mana pun. Pihaknya fleksibel saja.

”Kita lebih fleksibel agar kemudian ada kedinamisan dalam kelembagaan dan pembangunan,” tutupnya. (Ang)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top