Samarinda

Pembangunan Gedung Inspektorat Kaltim Belum Selesai, Curah Hujan Tinggi Jadi Kendala Terbesar

Samarinda, beritaalternatif.com – Pembangunan yang ditangani Pemprov Kaltim mendapat perhatian dari Komisi III DPRD Kaltim. Salah satunya Gedung Inspektorat Kaltim di Jalan Kadrie Oening Samarinda.

Gedung yang rencananya dibangun sebanyak dua tingkat itu dimulai sejak Agustus lalu. Namun, Desember ini juga targetnya harus selesai. Rp 31 miliar dianggarkan untuk pembangunannya. Namun, tampak masih banyak yang harus dituntaskan. Tiang pancang masih berjejer.

Anggota Komisi III, H Baba mengungkapkan bahwa meski perkembangan pembangunan sudah 70 persen, namun hingga akhir bulan ini masih terealisasi sekitar 85 persen saja.

“Ini tidak menutup kemungkinan pasti akan terjadi keterlambatan, paling tidak akan ada penambahan waktu sampai minimal tujuh hari. Jadi berkisar 15 persen itu yang dikejar selama 50 hari,” ungkap Baba baru-baru ini.

Baba berharap besar agar proyek infrastruktur apa pun yang dijalankan pemerintah tak lagi lewat dari jadwal yang sudah ditentukan. Ke depannya, diharapkan proses pelelangan bisa cepat dimulai.

“Karena memang ini lelangnya terlambat. Kalau bisa, begitu awal tahun bisa kita lelang,” harap Baba.

Project Manager PT Batara Guru Group (BGG), Elca Maradona menjelaskan bahwa pihaknya mengalami kendala akibat curah hujan tinggi. Sehingga, ketika ingin melakukan penggalian, genangan air langsung muncul.

“Biasa banjirlah di sini tergenang. Ini harus digali 1,80 meter ke bawah. Jadi setiap galian pasti ada genangan air. Masalah terbesarnya itu,” beber Elca.

Ke depan, pihaknya bakal membuat saluran drainase agar tak ada air yang masuk ke lokasi pembangunan. Sistem kerja pembangunannya adalah sistem segmen. Meliputi empat segmen pekerjaan.

“Yang akan kita tangani itu jalur air yang kita alirkan. Per segmen yang kita tangani banjirnya. Kita bisa gali sisi utara. Itu dulu yang kita tangani masalah airnya kan,” lanjutnya.

Sampai saat ini, PT BGG melakukan percepatan struktur dalam setiap pekan. Di mana, tiap minggu, ada realisasi sebesar 11 persen. Elca optimis, pihaknya bisa menyelesaikan sampai 100 persen dengan catatan diberi tambahan waktu sebanyak tiga minggu. (Ang)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top