Kutai Kartanegara

Sukses Adakan Pilah Sampah dari Rumah, DLHK Apresiasi Gerakan WCD Kukar

Kukar, beritaalternatif.com – Pada Sabtu, 16 Oktober 2021, bertempat di gedung Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kutai Kartanegara (Kukar), kegiatan World Cleanup Day (WCD) Kukar resmi ditutup oleh Kepala DLHK Kukar yang diwakili oleh Sekretaris DLHK Kukar, Taupiq.

Kegiatan memilah sampah dari rumah tersebut telah diadakan pada 18-24 September 2021 lalu. Dalam sambutannya, Taupiq mengapresiasi semangat relawan WCD Kukar.

Sebagai lembaga yang mewakili pemerintahan, ia mengatakan, apa yang dilakukan relawan WCD adalah bagian dari visi misi Bupati melalui DLHK Kukar.

“Hal-hal seperti ini adalah pola kemitraan, bukan hanya dari teman-teman WCD saja, tapi banyak dari pegiat lingkungan yang sejalan dengan pemerintah,” ucapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Sebab, kata dia, kebersihan lingkungan adalah masalah bersama.

“Ke depannya kita harapkan paling tidak jumlah relawan makin meningkat, karena semakin banyak relawan semakin banyak pula sumbang pikiran maupun tenaga,” tutup Taupiq.

Sementara itu, Muslim Gunawan, salah satu perwakilan dari PT Multi Harapan Utama (MHU) yang turut hadir pada acara penutupan juga mengapresiasi perkembangan kegiatan WCD tersebut. Ia berharap secara jangka panjang, sampah-sampah di Kukar bisa dikelola dengan baik.

“Saya senang sekali melihat laporan kegiatan dari panitia WCD tadi, perkembangan yang luar biasa, dari sampah yang dikumpulkan puluhan kilo menjadi sekian ratus kilo. Mudahan tahun depan lebih banyak lagi bisa hitungan ton kalau bisa,” kata Muslim kepada beritaalternatif.com.

Sementara itu Co. Leader WCDI kaltim, Aspin Anwar, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan WCD tersebut telah dilaksanakan serentak di 187 negara. Sementara di Kukar, lanjut dia, secara grafis, tahun ini kegiatan tersebut meningkat 60% setelah tahun sebelumnya mengadakan sebanyak dua kali.

“Evaluasi dari pemerintah provinsi, 2021 ini menjadi lintas sejarah yang di mana jumlah relawan menjadi 247 relawan yang terdaftar melalui website kami,” kata Aspin.

Pria tampan yang akrab di sapa Jojo itu melaporkan, pihaknya selama kegiatan serentak yang dilakukan di Kelurahan Kampung Baru, Tenggarong, Kecamatan Sebulu dan Anggana tersebut telah mengumpulkan sampah sebanyak 456,5 kilogram, di antaranya sampah organik, anorganik, limbah B3, limbah medis dan residu.

“Beda dengan tahun kemarin cuma 30 kilo. Jadi cukup meningkat gerakan WCD di Kukar 2021 ini,” tutur Jojo.

Ia melanjutkan, ke depan pihaknya optimis akan mengumpulkan 50 persen relawan dari seluruh masyarakat Kukar.

“Tahun 2023 target relawan kami menjadi 50 persen masyarakat Kukar,” ujarnya.

Mewakili relawan WCD Kukar ia juga berterima kasih kepada pemerintah, perusahaan dan komunitas yang turut andil dalam menyukseskan acara tersebut.

“Tanpa adanya kehadiran pemerintah, swasta dan komunitas, kami sebagai relawan mungkin tidak akan bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya. (*)

Penulis: Arif Rahmansyah

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top