Kutai Kartanegara

Rektor Unikarta: Faperta akan Jadikan Ponoragan sebagai Desa Binaan

Kukar, beritaalternatif.com – Rektor Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) Ince Raden yang didampingi oleh Dekan Fakultas Pertanian (Faperta) Unikarta, Sundari, dan Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Faperta Unikarta, Marwan, menerima kunjungan dari Pemerintah Desa (Pemdes) Ponoragan, Kamis (17/2/2022) pagi.

Pertemuan tersebut dalam rangka Penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) untuk pengembangan di sektor pertanian dan perikanan di Ponoragan.

Rektor Unikarta, Ince Raden menyebutkan, permintaan kerja sama oleh Pemdes Ponoragan tersebut kemudian dilimpahkannya ke Faperta karena berkaitan langsung dengan ilmu yang digeluti para akademisi di fakultas tersebut.

“Nanti kita akan coba mengidentifikasi dan membantu dari aspek keilmuannya oleh dosen yang background-nya perikanan,” sebut Ince.

Kemudian secara internal, Ince menyebutkan, pihaknya akan membantu mengomunikasikan dengan pihak terkait. Unikarta juga akan menjadikan Ponoragan sebagai desa binaan Faperta.

Hal tersebut dilakukan agar bisa mengolaborasikan pemuda milenial yang bergelut di bidang budi daya ikan dengan mahasiswa Jurusan Agribisnis yang menyusun skripsi berkaitan dengan pembudidayaan.

Dalam hal pengembangan, sebagai desa dengan potensi sumber daya yang besar, Ince bersepakat untuk mendorong Ponoragan menjadi pusat edukasi terkait pembenihan ikan.

“Di sana juga sudah punya brand benih. Kenapa tidak dilatih supaya memiliki kemampuan menangkar benih sehingga masyarakat makin paham dalam menghasilkan induk dan benih yang baik,” ujar Ince.

Dia juga menawarkan kelompok milenial terkait pembudidaya ikan air tawar agar dilatih sehingga menjadi penggerak di sektor ekonomi. Hal tersebut dilakukan supaya regenerasinya tidak terputus di desa penghasil ikan terbesar di Kukar tersebut.

“Itu yang kita tawarkan dengan Kades,” sebutnya.

Ince melanjutkan, dengan potensi yang ada, sudah seharusnya masyarakat bisa mandiri, seperti pengolahan pakan dan pupuk organik. Karenanya, ia menyarankan agar Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) bisa digunakan untuk membeli mesin. Hal ini dilakukan agar bisa membantu masyarakat dalam menyediakan pakan organik.

“Sehingga bisa dikembangkan pertanian terpadu dari sektor pertanian dan perikanan,” tutur Ince. Kata dia, sektor peternakan juga bisa terintegrasi dengan pertanian dan perikanan.

Dalam waktu dekat Unikarta akan membuka pendaftaran mahasiswa baru. Ince pun berharap kepada Kepala Desa Ponoragan, Sarmin, dan seluruh kepala desa di Kukar agar menguliahkan warga mereka di Unikarta.

“Apalagi ada beasiswa dari desa. Itu harapan saya. Kita bayangkan kalau setiap desa mengirim masyarakatnya, kan kembali ke desa juga,” pungkasnya. (*)

Penulis: Arif Rahmansyah

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top