Kutai Kartanegara

Ramaikan Milad Ke-28 Tahun, FAI Unikarta Adakan Pertandingan Bulu Tangkis dan Futsal

BERITAALTERNATIF.COM – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 yang jatuh pada 1 Juni 2022, Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) mengadakan sejumlah lomba.

Tim Pengarah Panitia HUT ke-28 FAI Unikarta, Habib Zainuri mengungkapkan, berbagai kegiatan dalam perayaan milad tahun ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan FAI Unikarta.

“Walaupun dengan budget yang minimalis, kami berharap hasilnya bisa maksimalis,” ucap Habib saat ditemui awak media beritaalternatif.com di kampus Unikarta pada Jumat (3/6/2022) siang.

Rangkaian kegiatan dalam perayaan HUT FAI Unikarta ini, lanjut dia, dimulai pada 1 Juni 2022. Kemudian, puncak kegiatan diselenggarakan pada 30 Juni 2022.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam perayaan milad tersebut adalah lomba tumpeng. Pesertanya berasal dari FAI Unikarta.

“Itu sebagai filosofi bahwa kita ini harus bersyukur. Intinya kita syukuran,” ujarnya.

Kata Habib, kegiatan berikutnya yakni video challenge. Hal ini bertujuan mengaver bakat kawula muda yang berasal dari mahasiswa dan alumni FAI Unikarta.

“Konten video itu tidak lepas dari tujuan kita mengadakan lomba itu, yaitu promosi. Jadi, nanti dalam video itu salah satunya promosi Fakultas Agama Islam,” jelasnya.

Kemudian, kata Habib, pihaknya juga mengadakan lomba bulu tangkis. Lomba ini sebagai respons atas masukan dari alumni FAI Unikarta. Pasalnya, beberapa tahun terakhir Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FAI Unikarta sering mengadakan pertandingan bulu tangkis.

“Ternyata antusias dari alumni cukup tinggi. Jadi, background­-nya Fakultas Agama Islam, guru agama Islam, punya hobi salah satunya bulu tangkis,” ungkapnya.

Pertandingan bulu tangkis, sambung dia, akan dilaksanakan pada 19 Juni mendatang. Pesertanya berasal dari mahasiswa dan alumni FAI Unikarta, serta pelajar dari SMP hingga SMA/SMK di Kukar.

“Insyaallah kegiatannya di gedung PBSI. Tapi, nanti akan di-follow up. Keputusan akhirnya nanti. Tapi kemarin, kita sudah putuskan, sementara di sana rencananya. Karena kemarin kita juga sudah jadi member di sana,” bebernya.

Terakhir, pihaknya juga akan mengadakan futsal. Habib mengatakan, antusiasme mahasiswa dalam mengikuti pertandingan futsal relatif tinggi. Hal ini ditandai dengan kegiatan pada tahun sebelumnya yang ramai diikuti oleh mahasiswa.

“Hampir setiap tahun kita laksanakan pertandingan futsal. Tapi hanya di internal FAI. Nah, usulan-usulan dari alumni, kenapa tidak alumni dilibatkan,” terangnya.

“Insyaallah itu akan dilaksanakan di tanggal 25-26 Juni. Pesertanya itu dari mahasiswa dan alumni FAI, dan juga pelajar,” lanjutnya.

Habib menyebutkan, semua kegiatan yang diselenggarakan dalam perayaan milad tersebut bertujuan memanfaatkan momentum HUT ke-28 FAI Unikarta sebagai ajang silaturahmi antar mahasiswa dan alumni, serta pelajar di Kukar.

Milad FAI Unikarta tahun ini, lanjut dia, bertepatan dengan penerimaan mahasiswa baru di Unikarta, sehingga berbagai lomba dalam perayaan milad tersebut dapat menjadi ajang untuk menjaring calon mahasiswa baru FAI Unikarta.

Ia pun berharap perayaan milad tahun ini bisa menjadi jembatan untuk mempererat silaturahmi antar alumni FAI Unikarta.

“Outputnya nanti kami bisa membentuk Ikatan Alumni Fakultas Agama Islam,” ujarnya.

Sejatinya, Ikatan Alumni FAI Unikarta telah dibentuk beberapa tahun lalu, yang diketuai oleh almarhum Supriyadi.

“Karena beliau kemarin sudah meninggal, sampai sekarang masih vakum alumninya. Dengan momen ini, bisa dihidupkan kembali,” katanya.

Dia mengaku bahwa sumbangsih pemikiran, saran, dan lainnya dari alumni sangat diperlukan untuk membangun dan memajukan FAI Unikarta.

Harapan lain, keterlibatan pelajar dalam berbagai lomba tersebut dapat menarik mereka untuk bergabung di FAI Unikarta.

Pihaknya ingin mengubah pandangan di masyarakat yang menganggap FAI Unikarta sebagai penghasil alumni yang hanya menjadi guru ngaji dan guru agama.

Kenyataannya, alumni FAI bergerak di berbagai bidang: pendidikan, wirausaha, awak media massa, birokrat, hingga politisi.

“Pesantren di Kukar ini mayoritas pengasuhnya didominasi oleh alumni FAI,” katanya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top