Kutai Kartanegara

PPKM di Kukar Turun ke Level Satu, Kodim Tetap Galakkan Vaksinasi Covid-19

Kukar, beritaalternatif.com – Baru-baru ini, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) turun ke level satu. Kebijakan ini diambil pemerintah setelah kasus-kasus infeksi Covid-19 di Kukar turun drastis dalam beberapa pekan terakhir.

Menanggapi hal ini, Dandim 0906/Kukar, Charles Alling mengatakan, pencapaian ini merupakan kerja keras pemerintah daerah dan masyarakat dalam melawan pandemi Covid-19.

“Jadi, ini merupakan kerja sama kita semua,” kata Alling di hadapan awak media pada Kamis (11/11/2021) siang.

Kata dia, saat ini upaya vaksinasi Covid-19 di masyarakat telah berjalan maksimal. Pihaknya menargetkan seribu vaksinasi setiap hari.

Berdasarkan target pemerintah pusat, vaksinasi dilakukan pemerintah daerah sebanyak 60 persen dan masing-masing 20 persen untuk TNI dan Polri.

“Kalau dilihat dari target kita 500 ribu orang, untuk TNI targetnya 100 ribu. Jadi, kita sudah mencapai bahkan melebih batas apa yang sudah kita lakukan. Target ini sudah kita capai,” katanya.

Meski begitu, program vaksinasi dari TNI akan tetap berjalan. Tim vaksinator dari Kodim akan melakukan vaksinasi dari rumah ke rumah warga.

“Artinya, kita mobile. Kalau dulu kan kita per spot. Bergabung dengan Puskesmas. Tapi sekarang kita partikel bebas. Nanti kita pakai motor, kita ke tempat-tempat sesuai dengan request,” ungkapnya.

Terkait prediksi kemunculan gelombang ketiga Covid-19 di Indonesia, Alling meminta masyarakat Kukar agar mewaspadainya.

“Kalau tidak kita antisipasi, ini akan melonjak naik. Ini pun yang perlu kita diskusikan dengan Pak Bupati. Dengan PPKM level satu ini, kita jangan jemawa,” ucapnya.

Ia menekankan agar semua pihak menerapkan protokol kesehatan. Vaksinasi pun diharapkan tetap dilaksanakan secara terus-menerus sehingga tercipta kekebalan kelompok (herd immunity).

“Enggak ada kunci lain selain kita terus gelorakan vaksinasi. Karena vaksinasi kita belum sampai 70 persen,” jelasnya.

Hal ini berbeda dengan DKI Jakarta yang telah mencapai target vaksinasi 100 persen. Karena itu, masyarakat bisa menjalani kehidupan secara normal.

“Jadi, di Kukar kita mainkan vaksinasi door to door. Selain yang sudah terpusat, kita main secara fleksibel,” pungkasnya. (ln)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top