Kutai Kartanegara

Bupati Kukar Audiensi dengan Wamentan RI, Minta Dukungan untuk Pengembangan Pertanian

Kukar, beritaalternatif.com – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Harvick Hasnul Qalbi, di Kantor Kementerian Pertanian, Gedung A, Lantai 3, Jalan RM Harsono Nomor 3 Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (25/11/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Edi didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Sutikno; Kabid Usaha Dan Penyuluhan, Ananias; Kasubag Penyusunan Program dan Keuangan, Erwin Suryawirawan; Anggota Tim Gugus Percepatan Pembangunan Pertanian Kukar atau Ketua XIII Kelompok KTNA Nasional, Wisdiyanto, serta Tim Bupati Kukar, Aulia dan Elanda.

Sebelumnya, Edi juga melakukan audiensi dengan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan harapan masyarakat Kukar agar pemerintah pusat mendukung program pemerintah daerah di sektor pertanian.

Dengan begitu, diharapkan sektor pertanian memberikan nilai tambah ekonomi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kukar.

“Kutai Kartanegara memberikan kontribusi sawah dalam memenuhi kebutuhan beras sebanyak 42 persen untuk wilayah Kalimantan Timur,” ungkap Edi.

Kata dia, Kukar masih memiliki banyak lahan yang dapat dimaksimalkan untuk pertanian, seperti lahan hutan yang dapat dijadikan hutan sosial produktif untuk pengembangan sektor pertanian.

Setelah mendengarkan pemaparan Bupati Bupati Kukar, Harvick Hasnul Qalbi mengapresiasi masukan dari Bupati dan jajarannya. Ia menyebutkan, masukan dari pemerintah daerah ini dapat dijadikan pertimbangan dalam mengambil kebijakan strategis untuk memanfaatkan lahan kosong.

“Agar lahan itu dapat dimanfaatkan untuk kemajuan daerah, terutama kesejahteraan masyarakat Kutai Kartanegara dan masyarakat Kalimantan Timur,” katanya.

Wamentan RI juga memberikan masukan kepada Pemkab Kukar agar hasil pertanian tak dijual dalam bentuk bahan baku. Melainkan diolah sedemikian rupa sehingga bisa dikemas dalam bentuk produk yang dapat bertahan lama dan bisa disajikan di atas meja.

Untuk merealisasikan hal tersebut, Harvick menyarankan Pemkab Kukar agar menciptakan iklim investasi bagi para pengusaha sehingga mau berinvestasi Kukar. “Tapi tetap harus memperhatikan kepentingan masyarakat lokal agar tidak menjadi penonton di daerahnya sendiri,” sarannya.

Kata dia, investasi akan berdampak pada percepatan pembangunan, khususnya industri yang memiliki kaitan langsung dengan bahan baku pertanian seperti jagung, padi, kelapa sawit, dan lainnya di Kukar. 

Strategi pembangunan ini, lanjut dia, akan menciptakan lapangan kerja baru sehingga menekan pengangguran di daerah tersebut.

“Meskipun kita masih dalam kondisi pandemi, tapi tetap harus optimis dan terus bekerja melayani rakyat. Insyaallah Kutai Kartanegara akan mendapatkan berkah pembangun yang maju dan baik di mana selaras dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat,” tutur Harvick. (ln)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top