Balikpapan

Kegiatan Khitanan Massal DPD ABI Balikpapan Disambut Positif Pemerintah dan Masyarakat

BERITAALTERNATIF.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ahlulbait Indonesia (ABI) Kota Balikpapan mengadakan kegiatan khitanan massal pada Sabtu (16/7/2022).

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Rumah Singgah Relawan Peduli Balikpapan, yang berlokasi di RT 10, Kelurahan Balikpapan Baru, Kecamatan Balikpapan Selatan.

Kegiatan tersebut terselenggara atas kerja sama DPD ABI Balikpapan dengan Pondok Khitan Dhuafa DPW ABI Kaltim, Relawan Peduli Balikpapan, ABI Responsif Balikpapan, Muslimah ABI Balikpapan, dan sejumlah komunitas di Kota Minyak.

Ketua DPD ABI Balikpapan Edy Purnomo mengungkapkan bahwa anak-anak yang mengikuti khitanan massal tersebut berjumlah 25 orang.

Kata dia, para orang tua yang mengikutsertakan anak-anak mereka dalam khitanan massal itu mengaku bersyukur atas adanya kegiatan tersebut.

“Sebagian dari rekanan kami itu minta kuotanya agar ditambah. Jadi, dari masyarakat menganggap kegiatan ini positif,” ungkap Edy kepada beritaalternatif.com pada Selasa (20/7/2022) sore.

Selain mendapat pujian dan dukungan dari masyarakat, apresiasi juga datang dari pemerintah setempat, dari Ketua RT, LPM Kelurahan Balikpapan Baru, Babinsa, serta aparatur TNI dan Polri.

Dia menyebutkan bahwa tahun depan Pengurus DPD ABI Balikpapan akan kembali mengadakan kegiatan khitanan massal di Balikpapan.

“Tentunya dengan mengundang unsur atau komunitas yang lainnya juga, sehingga dapat mengakomodir jumlah peserta yang lebih banyak,” katanya.

Edy menjelaskan, khitanan massal ini dibuka untuk umum, namun DPD ABI Balikpapan tetap melakukan seleksi kepada setiap anak yang akan dikhitan.

“Karena ini memang kita utamakan bagi duafa atau orang-orang yang kurang mampu,” jelasnya.

Hal ini dilakukan karena kuota yang tersedia dalam khitanan massal yang dioperatori oleh Pondok Khitan Dhuafa DPW ABI Kaltim ini terbatas hanya untuk 20-25 orang anak-anak.

Pelaksanaan program khitanan massal, sambung dia, merupakan bakti DPD ABI Balikpapan kepada masyarakat.

Kata Edy, sebagian masyarakat tak mampu mengkhitan anak-anak mereka secara mandiri. Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat dalam mendaftarkan anak-anak mereka untuk dikhitan dalam kegiatan DPD ABI Balikpapan.

“Kemarin tiga hari pertama kami launching itu sudah ada 50 orang yang daftar. Bahkan ada yang minta kuotanya ditambah. Tapi kita sudah putuskan kuotanya hanya 20 orang dan maksimal 25 orang. Jadi, kami tidak bisa akomodir semua tahun ini,” pungkasnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top