Kalimantan Timur, ID
24°C
Visibility: 10 km

Lima Bukti Perekonomian Indonesia Sudah Pulih dari Covid-19

images (4)

Jakarta, beritaalternatif.com – Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu memaparkan lima bukti yang menunjukkan ekonomi Indonesia pulih dari tekanan pandemi Covid-19.

Bukti pertama, pertumbuhan ekonomi. Febrio mengklaim pertumbuhan ekonomi Indonesia secara Produk Domestik Bruto (PDB) telah berhasil membukukan kenaikan positif bahkan dibandingkan kondisi pra-pandemi.

“Contohnya kami dulu lihat, PDB Indonesia 2021 sudah lebih tinggi dibandingkan 2019. Artinya kita sudah melewati koreksi perekonomian,” kata Febrio dalam Arah Pemulihan Ekonomi 2021 dan Isu Fiskal Terkini, Jumat (1/10/2021).

Kondisi ini menjadi sangat langka terutama kalau melihat negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, Filipina, bahkan Singapura yang masih belum berhasil memulihkan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Ia optimis dengan perkembangan itu, target pertumbuhan ekonomi pemerintah yang mencapai 5,2 persen dapat tercapai. Ini didukung dengan pertumbuhan ekonomi tahun ini yang masih bergerak di 3,7-4,5 persen.

Selain itu, ia mencontohkan kondisi perekonomian Malaysia yang masih dalam kondisi rebound. Sementara Indonesia, selain rebound mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang kuat selama pandemi.

“Perekonomian Indonesia itu sudah lebih tinggi dibandingkan level pra pandemi dan tidak banyak negara yang bisa mengklaim hal tersebut untuk saat ini,” ujar Febrio.

Tanda kedua, inflasi. Febrio mengklaim kondisi inflasi Indonesia masih terjaga dalam zona aman. Sehingga suku bunga tidak perlu naik dan pertumbuhan ekonomi bisa semakin membaik.

Ketiga, kondisi defisit fiskal yang sempat terkoreksi hingga 6,1 persen pada 2020 ditargetkan akan terjaga sebesar 5,7 persen pada tahun ini.

Ia mengklaim defisit fiskal ini dapat semakin membaik seiring dengan perbaikan yang terjadi dalam perekonomian Indonesia.

Keempat, kondisi sektor keuangan. Febrio menyebut semakin banyak investor domestik dan ritel yang gencar menanam modal di beberapa instrumen keuangan seperti saham, obligasi dan Surat Berharga Negara (SBN).

Pertumbuhan perekonomian dalam negeri dinilai sudah terjadi secara merata di berbagai sektor seperti ekspor, impor, konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, dan investasi.

Kelima, Purchasing Manager Index (PMI) Manufaktur yang naik cukup signifikan. September 2021 PMI Indonesia telah masuk ke posisi 52,2 setelah berada di posisi 43,7.

Kenaikan ini sebagai sinyal optimisme manufaktur dalam membeli pasokannya untuk beberapa bulan ke depan. Selain itu, posisi 52,2 menunjukkan sektor manufaktur sedang bersiap dalam melakukan ekspansi. (cnn/ln)

KNPI Kukar Adakan Musda Ke-15, Wabup Harap Tak Ada Dualisme September 27, 2021

Kukar, beritaalternatif.com - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) dan...

Diduga Langgar UU ITE, Empat Ormawa Unikarta Resmi Laporkan AR dan AM ke Polres Kukar September 3, 2021

Kukar, beritaalternatif.com – Ketua-ketua organisasi mahasiswa kampus (ormawa) di lingkungan Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) Tenggarong...

Muhammadiyah Dirikan Kampus Pertama Indonesia di Malaysia Agustus 12, 2021

Jakarta, beritaalternatif.com - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendirikan universitas pertama di Malaysia, yang diberi nama Universitas...

Mansyur: Rehabilitasi Pengguna Narkotika Tak Boleh Tebang Pilih Juli 14, 2021

Kukar, beritaalternatif.com – Penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie menghebohkan jagat maya. Pasalnya, dua pesohor di Tanah Air itu terbukti...

Pandemi Covid-19 Kian Mereda, HMI Kukar: Pemda Harus Bangkitkan Pariwisata dan UMKM Oktober 17, 2021

Kukar, beritaalternatif.com - Situasi pandemi Covid-19 memaksa masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar) untuk menurunkan intensitas dalam beraktivitas...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *