Business

Cuaca Jadi Biang Kerok Krisis Pasokan Batu Bara di Indonesia

Jakarta, beritaalternatif.com – Asosiasi Produsen Swasta Indonesia (APLSI) mengungkapkan sederet ‘biang kerok’ atau permasalahan yang membuat pasokan batu bara di Indonesia mengalami krisis.

Ketua APLSI Arthur Simatupang mengatakan, produksi batu bara di dalam negeri terhambat salah satunya disebabkan cuaca yang tidak menentu dan ketidaksiapan logistik pengiriman batu bara ke seluruh PLTU yang tersebar di berbagai daerah.

“Memang ini faktor cuaca. Produksi nasional batu bara pada 2021 pencapaiannya hanya 68% dari yang ditargetkan,” ujarnya kepada CNBC Indonesia, Senin (10/1/2022).

“Selain cuaca, juga dari industri perkapalan dari tongkang. Itu juga dibutuhkan kepastian, bahwa mereka siap melakukan pengiriman batu bara untuk PLTU-PLTU yang cukup tersebar,” lanjut Arthur.

Pasalnya, kata Arthur, saat ini PLTU di Indonesia bukan hanya didominasi di Pulau Jawa saja, tapi kini juga sudah menyebar hingga Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. “Ini faktor logistik juga penting untuk diperhatikan,” imbuhnya.

Menurut Arthur, semuanya harus terpenuhi dengan baik, meski produksi batu bara telah cukup, perencanaan PLTU sudah matang, namun faktor logistik tak bisa diabaikan.

Karena tumpuan akhir produksi batu bara ada di logistik. Jika batu bara tidak mampu tersebar ke seluruh PLTU, maka akan terjadi kelangkaan batu bara.

Sampai saat ini, APLSI masih menunggu solusi konkret dari pemerintah dan diharapkan ada solusi yang bersifat permanen, bukan hanya solusi jangka pendek.

Ke depannya, kata dia, dibutuhkan perencanaan dalam bentuk RUPTL dan pelaku usaha punya antusias tinggi untuk melakukan transisi energi. Sehingga ketergantungan listrik dari batu bara tidak besar atau menjadi bottle neck di tahun-tahun berikutnya.

“Ini butuh PR (Pekerjaan Rumah) bersama-sama, supaya bisa mulai diversifikasi energi, sehingga tidak terlalu besar ketergantungan dari batu bara,” terang Arthur. (*)

Sumber: Pengusaha Listrik Swasta Ungkap Biang Kerok Krisis Batu Bara!

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top