DPRD KUKAR

Syarifuddin Perjuangkan Aspirasi Para Nelayan Anggana, Muara Badak, dan Marang Kayu

BERITAALTERNATIF.COM – Anggota DPRD Kukar dari Dapil III Syarifuddin mengaku bahwa tahun ini ia fokus memperjuangkan aspirasi para nelayan di Kecamatan Anggana, Muara Badak, dan Marang Kayu.

Pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kukar tahun 2022, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini memperjuangkan anggaran untuk para nelayan di Kutai Lama, Sidomulyo, dan desa-desa di tiga kecamatan tersebut.

“Saya memang fokus untuk membantu nelayan, karena mayoritas masyarakat kita di situ bergerak di bidang perikanan,” jelasnya kepada beritaalternatif.com pada Jumat (26/8/2022) malam.

Bantuan untuk para nelayan yang diperjuangkannya di APBD Kukar tahun 2022 diberikan kepada nelayan-nelayan ikan tangkap dan budi daya yang bermukim di Anggana, Muara Badak, dan Marang Kayu.

“Jadi, yang kita perjuangkan banyak dari sektor perikanan,” jelasnya.

Tiga kecamatan tersebut, sambung dia, memiliki potensi perikanan yang sangat melimpah. Sehingga para nelayan di wilayah pesisir Kukar itu bisa memenuhi kebutuhan ikan masyarakat Kukar.

Bahkan, sambung dia, ikan hasil tangkapan para nelayan di tiga kecamatan tersebut telah merambah pasar ekspor. “Kalau bicara ekspor, udang tiger itu penghasil devisa besar dari pesisir,” ungkapnya.

Potensi di bidang perikanan ini pun dilihat Syarifuddin sebagai bagian dari peluang besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah pesisir Kukar.

Sejak terpilih sebagai wakil rakyat dari Dapil III pada Pileg 2019, dia fokus memperjuangkan aspirasi para nelayan. Namun, ia menyadari bahwa anggaran yang berasal dari pokok-pokok pikirannya sangat terbatas.

Karena itu, Syarifuddin memaksimalkan anggaran dari pokok-pokok pikirannya demi membantu para nelayan untuk pengadaan mesin, pembangunan dermaga, dan bantuan-bantuan lain di bidang perikanan.

Di Desa Kutai Lama, dia memperjuangkan anggaran untuk pembangunan dermaga mini. Pembangunan dermaga yang menggunakan anggaran dari APBD Kukar 2022 ini pun telah rampung.

“Semoga dermaga yang menjadi tempat bongkar muat hasil tangkapan dan wadah tambat perahu nelayan ini bermanfaat, khususnya bagi nelayan di RT 01 Desa Kutai Lama,” harapnya. (adv/um)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top