DPRD KUKAR

Abdul Rasid: Kaum Perempuan Punya Peluang Besar Bersaing di Pileg 2024

BERITAALTERNATIF.COM – Kaum perempuan memiliki peluang besar dalam mengisi panggung perpolitikan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Pasalnya, perempuan memiliki kuota 30 persen dalam pencalegan di Pileg 2024.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid saat menjadi pembicara dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Unikarta baru-baru ini di Ruangan Perkuliahan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unikarta.

“Misalnya di Dapil Tenggarong. Di sini ada tujuh kursi. Tiga orang itu harus dari perempuan,” jelasnya.

Dalam memaksimalkan peluang menjadi calon wakil rakyat tersebut, perempuan tidak akan sukses hanya dengan bermodal cita-cita dan keinginan semata.

“Harus ditunjang dengan langkah-langkah dalam mencapai cita-cita,” katanya.

Kata dia, hal ini pun berlaku bagi kaum Adam yang ingin sukses di panggung politik. Selain melewati proses dari satu tahapan ke tahapan lainnya, setiap orang yang terjun di dunia politik harus memiliki kesabaran dan keberanian.

Generasi muda atau mahasiswa yang bercita-cita sebagai politisi sukses di eksekutif maupun legislatif juga mesti memiliki kemampuan retorika yang baik.

“Kalau mau bicara di depan umum, tidak mungkin tanpa kemampuan berbicara. Kalau mau jadi pemimpin, paling tidak harus bisa ngomong dan mengarahkan orang,” jelasnya.

Politisi Golkar ini mengatakan, dalam mencapai tujuan dan cita-cita, seseorang harus melewati berbagai liku-liku dan tantangan dalam hidup.

Ia mencontohkan dirinya yang telah melewati banyak pengalaman sebelum kemudian menjadi Ketua DPRD Kukar periode 2019-2024.

“Orang hanya melihat enaknya saja, tapi kadang orang tidak melihat proses-proses yang memang kita lalui,” katanya.

Rasid mengaku pernah melewati banyak tahapan untuk belajar menjadi pemimpin, dari anggota Senat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unikarta, Ketua Senat Fakultas, Pengurus Senat Universitas, serta Presiden Mahasiswa Unikarta.

“Itu jenjang yang memang saya lalui selama di kampus. Lumayan panjang prosesnya. Tapi, itu memang harus kita lalui,” ujarnya. (adv/um)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top