DPRD KUKAR

Jalan Loa Tebu-Batu Dinding Rusak Parah, Dayang Marisa akan Perjuangkan di APBD 2023

BERITAALTERNATIF.COM – Pada tahun 2023, Anggota DPRD Kukar Dayang Marisa akan memperjuangkan perbaikan jalan Loa Tebu menuju Batu Dinding.

Kata dia, saat ini kondisi jalan tersebut rusak parah, sehingga akan menjadi skala prioritas untuk diperjuangkannya di APBD 2023.

“Kondisi jalannya sangat parah. Anak-anak yang mau turun ke sekolah pakai motor kadang jatuh,” jelasnya kepada beritaalternatif.com pada Kamis (22/9/2022).

Sebagai Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kukar, politisi Golkar ini mengaku punya wewenang yang cukup besar untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat di bidang infrastruktur jalan tersebut.

“Kayaknya itu dibutuhkan anggaran Rp 5 miliar. Fungsi saya di Banggar bisa saya maksimalkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Dayang memperjuangkan anggaran untuk tiang listrik di jalan penghubung antar kelurahan di Kecamatan Tenggarong tersebut.

“Alhamdulillah tiang listrik sudah berdiri di situ,” katanya.

Selain perbaikan jalan penghubung Loa Tebu-Batu Dinding, Dayang juga akan memperjuangkan aspirasi masyarakat untuk perbaikan jalan di setiap RT dari beberapa kelurahan di Tenggarong.

“Banyak jalan di tiap-tiap gang itu yang belum disemenisasi. Itu sudah masuk di pokir saya. Tinggal nanti kita sahkan,” bebernya.

Anggota Komisi II DPRD Kukar ini mengatakan bahwa aspirasi perbaikan infrastruktur jalan tersebut berasal dari masyarakat Tenggarong.

“Ketika masyarakat meminta itu, ya kita perjuangkan. Karena kita ini kan berasal dari masyarakat,” ujarnya.

Dayang mengaku sangat terbuka dengan masyarakat Kukar apabila terdapat aspirasi di bidang-bidang lain, salah satunya pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN), Dayang mendorong berbagai pihak untuk mengembangkan kualitas SDM Kukar.

“Jangan sampai kita tertinggal dari orang-orang yang datang ke tempat kita ini,” imbuhnya.

Dia berharap para pemuda Kukar menyiapkan diri secara maksimal sebelum pemindahan IKN ke sebagian wilayah Kukar dan Penajam Paser Utara.

“Mohon maaf, jangan hanya berpikir untuk infrastruktur saja. Kualitas SDM juga sangat penting, karena kita akan jadi daerah penyangga,” sarannya. (adv/um)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top