DPRD KALTIM

Profil Akhmed Reza Fachlevi, Kader Gerindra yang Pimpin Komisi IV DPRD Kaltim

BERITAALTERNATIF.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kaltim menempatkan delapan orang kadernya di DPRD Kaltim periode 2019-2024.

Salah satunya Akhmed Reza Fachlevi. Ia merupakan Anggota DPRD Kaltim dari Dapil Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang terpilih pada Pemilu 2019.

Selain Reza, Gerindra juga menempatkan Bagus Susetyo, Agus Suwandy, Seno Aji, Henry Pailan TP, Ekti Imanuel, Baharuddin Muin, dan Mashari Rais di DPRD Kaltim.

Saat ini Reza memimpin Komisi IV DPRD Kaltim. Di komisi tersebut, ia dibantu oleh Puji Setyowati (Wakil Ketua), Eddy Sunardi Darmawan (Sekretaris), serta sejumlah orang anggota: Abdul Kadir Tappa, Salehuddin, Ananda Emira Moeis, Sukmawati, Yenni Eviliana, Fitri Maisyaroh, dan Rusman Ya’qub.

Komisi tersebut membidangi kesejahteraan rakyat, yang meliputi ketenagakerjaan, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, kepemudaan dan olahraga, agama, dan kebudayaan.

Selain itu, kesejahteraan sosial, kesehatan, keluarga berencana, pemberdayaan dan peranan wanita, transmigrasi, museum, cagar budaya dan kepariwisataan.

Pada Pemilu 2019, Reza meraih 9.408 suara. Di Dapil Kukar, ia terpilih bersama Puji Hartadi, Salehuddin, Seno Aji, Muhammad Samsun, Baharuddin Demmu, Ely Hartati Rasyid, Muhammad Syahrun, Sarkowi V. Zahri, Ali Hamdi, dan Rima Hartati.

Sebagai Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Reza kerap berbicara tentang topik-topik yang berkenaan dengan bidang yang diamanahkan kepadanya, seperti pendidikan, kesehatan, olahraga dan kepemudaan, serta sejumlah bidang-bidang lainnya.

Sebagaimana dilansir dari sintesanews.id, pada momentum Sumpah Pemuda tahun ini, Reza menekankan bahwa para pemuda Kaltim harus mempererat persatuan dan kesatuan mereka.

“Dengan adanya Hari Sumpah Pemuda ini tentunya harus menjadi momentum untuk mempererat hubungan persatuan dan kesatuan kita,” imbuhnya, Kamis (27/10/2022).

Dia juga menekankan bahwa peran penting pemuda dalam memajukan Kaltim sangat dibutuhkan oleh pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Pembangunan daerah tidak bisa dipisahkan dari peranan pemuda,” katanya.

Pada momentum Hari Sumpah Pemuda ke-94, Reza juga menyarankan kepada pemerintah menyediakan wadah untuk para pemuda.

Wadah tersebut, sambung dia, dapat digunakan oleh pemerintah untuk mengarahkan para pemuda agar berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah, khususnya untuk mempersiapkan para pemuda menjelang pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari DKI Jakarta ke IKN Nusantara.

“Supaya pemuda bisa menjadi garda terdepan dalam menyukseskan persiapan dan pemindahan ibu kota negara,” ucapnya. (adv/um)

Sumber Foto: Antara via Busam.id 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top