Diskominfo Kukar

KIM Punya Peran Strategis Mempromosikan Potensi Desa di Kukar

BERITAALTERNATIF.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan berusaha maksimal mengembangkan informasi di masyarakat lewat Komunitas Informasi Masyarakat (KIM).

Diskominfo Kukar pun akan terus membangun komunikasi intensif dengan para pemuda di setiap desa di Kukar agar mereka mau bergabung dan berkontribusi kepada masyarakat lewat KIM.

Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominfo Kukar Ahmad Rianto mengungkapkan bahwa tak sedikit masyarakat Kukar yang sangat antusias menyambut kehadiran KIM di desa.

Namun, usaha mengembangkan informasi lewat KIM tak selamanya berjalan mulus. Dalam beberapa kondisi, masyarakat sangat antusias, tetapi tidak didukung oleh aparatur desa.

“Aparatur desanya sangat antusias, masyarakatnya yang kurang responsif. Jadi, butuh dua belah pihak untuk gayung bersambut. Itu tantangannya,” ucap dia baru-baru ini di podcat Etam Bekesah.

Para penggerak KIM Kukar, sambung dia, telah berusaha menyebarkan berbagai informasi potensi desa lewat media sosial. Informasi yang disebarkan KIM kerap mendapatkan respons positif dari masyarakat Kukar.

Dalam beberapa kesempatan, sambung Arianto, masyarakat di desa tertentu acap meminta potensi-potensi di desa mereka dipublikasikan dan dipromosikan oleh KIM. Namun, ia mengakui bahwa belum semua potensi desa se-Kukar bisa dipromosikan oleh KIM.

Salah satu solusinya, dia mendorong setiap desa di Kukar membentuk KIM, sehingga komunitas tersebut dapat mempromosikan potensi-potensi di desa. “Alhamdulillah ada beberapa desa yang sudah kita dorong dan sudah membuktikan mereka eksis,” terangnya.

Rianto menerangkan bahwa Kukar memiliki tiga karakteristik wilayah yang sangat unik, antara lain wilayah Hulu, Tengah, dan Pesisir. KIM di setiap desa pun berusaha menyiarkan potensi desa-desa di Kukar sesuai potensi kekayaannya yang unik di tiga zona tersebut.

“Jadi, kita dorong berdasarkan potensinya melalui informasi. Anda ingin mendapatkan program-program di luar lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), itu Anda harus membentuk kelompok yang dibina oleh sektor tersebut,” imbuhnya.

Di sektor pariwisata, dia mencontohkan Desa Muara Enggelam di mana masyarakatnya membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Pihaknya pun sangat mendukung pembentukan kelompok tersebut.

KIM juga demikian. Komunitas ini bergerak di sektor informasi agar dapat menyebarkan berbagai potensi desa-desa di Kukar. “Jadi, lewat KIM ini informasi diolah dan hasil olahan itu kembali ke segmen dan potensi wilayahnya sesuai dengan kearifan lokal,” terangnya.

Rianto mengungkapkan, orang-orang yang tergabung dalam KIM adalah para pemuda yang memiliki kesadaran untuk mengembangkan potensi wilayah mereka masing-masing.

“Alhamdulillah di Muara Enggelam dan Muara Muntai, mereka itu mengangkat peluang potensi kearifan lokalnya dan mereka mengemas beraktivitas dengan konteks konten-konten wisata,” ungkapnya. (adv/ma)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top