Diskominfo Kukar

Kaleidoskop Kukar Idaman Tahun 2021

Kukar, beritaalternatif.com – Tahun ini, momentum terbesar dalam perjalanan politik yang terjadi di Kukar adalah pelantikan Edi Damansyah-Rendi Solihin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) pada 26 Februari 2021 di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar.

Keduanya mengusung visi Mewujudkan Masyarakat Kutai Kartanegara yang Sejahtera dan Berbahagia, serta lima misi yang meliputi memanfaatkan birokrasi yang bersih, efektif, efisien dan melayani; meningkatkan pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak mulia, unggul dan berbudaya.

Kemudian, memperkuat pembangunan ekonomi berbasis pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif; meningkatkan kualitas layanan infrastruktur dasar dan konektivitas antar wilayah, serta meningkatkan pengelolaan sumber daya alam yang berwawasan lingkungan.

Edi-Rendi mengusung 23 program dalam melaksanakan visi dan misi tersebut. Secara umum, terdapat sepuluh program prioritas yang akan dilaksanakan keduanya selama lima tahun ke depan: penataan birokrasi pemerintahan untuk mewujudkan pemerintahan secara digital; pengembangan pertanian untuk mewujudkan kawasan pertanian full mekanisasi, yang saat ini dua kali musim tanam agar ke depan bisa tiga kali musim tanam; memfasilitasi 25 ribu nelayan untuk meningkatkan kapasitas nelayan.

Selain itu, memberikan akses permodalan ke pasar se-Kukar; dalam bidang pendidikan dan sumber daya manusia, akan ada 10 ribu beasiswa yang akan ditetapkan terdiri dar SD-SMP, santri, beasiswa tematik serta seribu guru untuk S1; program Kukar berkah yang meliputi bantuan untuk pondok pesantren Rp 100 juta per pesantren.

Lalu, penguatan fiskal desa melalui bantuan khusus keuangan khusus ke desa. Adapun program tersebut yakni berbasis Rukun Tetangga (RT), jumlah bantuan per RT sebesar Rp 50 juta; memperbaiki konektivitas infrastruktur jalan yang sudah tersambung di 18 kecamatan di 143 kelurahan se-Kukar. Jika ada jalan yang kondisinya masih tanah akan diperbaiki serta ditingkatkan.

Berikutnya, memfasilitasi para pelaku ekonomi kreatif yang telah dibangun tahun 2020. Melalui program Kukar Kaya Festival, dalam kegiatan ada 100 festival yang dilaksanakan, yang melibatkan para milenial agar ikut andil memberikan kontribusinya; memberikan fasilitas dan rehabilitasi rumah ibadah.

Selama satu tahun terakhir, berikut kami rangkum kegiatan-kegiatan Pemerintah Kabupaten Kukar selama kepemimpinan Edi Damansyah-Chairil Anwar dan Edi Damansyah-Rendi Solihon.

Tanggulangi Virus Corona (Januari)

Pada Januari 2021, Kukar masih menghadapi pandemi Covid-19. Semua usaha dikerahkan untuk melawan penyakit menular tersebut. Salah satunya melalui vaksinasi Covid-19.

Pertengahan Januari tahun ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar melakukan simulasi vaksinasi Covid-19. Pada 12 Januari, Pemkab Kukar menerima 7.040 dosis vaksin Sinovac dari pemerintah pusat.

Vaksin tersebut diprioritaskan untuk 3.503 tenaga kerja yang menjadi garda terdepan dalam melawan Covid-19. Kepala Dinkes Kukar, Martina Yulianti menyebutkan, mereka adalah orang-orang yang berpotensi besar tertular virus corona yang ditemukan pertama kali di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China itu.

Pada bulan Januari, kasus Covid-19 di Kukar tergolong tinggi. Per 25 Januari 2021, terdapat 6.471 kasus terkonfirmasi positif yang terdiri dari 1.241 kasus aktif, 5.097 kasus sembuh, serta 123 kasus meninggal dunia.

Karena itu, Bupati Edi mengeluarkan surat edaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berlaku pada 27 Januari hingga 9 Februari 2021. Isinya, pembatasan ASN keluar daerah hingga pembatasan ibadah di rumah-rumah ibadah.

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati (Februari)

Bulan Februari merupakan momentum yang paling dinanti masyarakat Kukar setelah Edi-Rendi terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kukar periode 2021-2024. Pada 26 Februari lalu, keduanya dilantik sebagai orang nomor satu dan nomor dua di daerah kaya sumber daya alam tersebut.

Enam hari sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar menetapkan Edi-Rendi sebagai pemenang Pilkada Kukar 2020. Pasangan Edi-Rendi mendapatkan 200.632 suara, sedangkan Kokos 70.507 suara. Dari 491.767 Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kukar, total pengguna hak pilih sebanyak 278.175, terdiri dari laki-laki 136.282 orang dan perempuan 141.893 orang.

Selain itu, pada Februari 2021, Pemkab Kukar masih berupaya melawan pandemi Covid-19 yang kian mengkhawatirkan publik. Karena itu, pemerintah daerah mengambil sejumlah langkah, salah satunya melibatkan rukun tetangga dalam melawan Covid-19.

Bupati Kukar pun meresmikan Posko RT Sigap Covid-19 pada 16 Januari 2021 di Desa Rempanga, Kecamatan Loa Kulu, Kukar.

Edi mengatakan, sinergi dengan Satgas Percepatan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Kukar melalui RT di 193 desa dan 44 kelurahan maupun elemen lainnya terus dilakukan Pemkab Kukar. Tentunya dengan partisipasi aktif dan berkontribusi nyata dalam percepatan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Kukar.

Meski sedang menghadapi pandemi Covid-19, masyarakat Kukar tetap mengulurkan tangan kepada warga yang tertimpa banjir di Provinsi Kalimantan Selatan. Kala itu, Wakil Bupati Kukar sebelumnya, Chairul Anwar melepaskan secara simbolis bantuan untuk warga yang terdampak banjir di provinsi tersebut.

Vaksinasi dan Perumahan Murah (Maret)

Pada 31 Maret 2021, Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Timur menyebut, dari 2019 hingga 2020, Pemkab Kukar berada di tiga besar pelayanan publik terbaik, dengan mendapat indikator warna hijau. Ombudsman berharap hasil positif ini terus dipertahankan dan ditingkatkan lagi.

Di ini pula Dinkes Kukar memperluas program vaksinasi. Jika sebelumnya untuk tenaga kesehatan, maka pada 6 Maret 2021, Dinkes mengadakan vaksinasi untuk 556 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Kukar.

Pada 29 Maret 2021, Bupati Edi bersama Rendi, Kepala Bappeda Wiyono, Kabag Prokom Ismed Setkab Kukar melakukan kunjungan lapangan terkait program pembangunan perumahan murah, tepatnya di Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Menurut Edi, sesuai visi misi berkomitmen menjadikan Kukar Idaman, serta mewujudkan masyarakat Kukar yang sejahtera dan berbahagia.

“Inilah komitmen kami dituangkan dalam misi keempat yakni meningkatkan kualitas layanan infrastruktur dasar dan konektivitas antar wilayah, salah satunya tersedianya perumahan murah atau bersubsidi untuk rakyat Kukar,” ujarnya.

Perencanaan Pembangunan (April)

Satgas Penanggulangan Covid-19 Kukar berupaya menanggulangi dan menghentikan penyebaran virus mematikan tersebut, khususnya varian baru corona B117 yang dikabarkan telah masuk ke Indonesia.

“Harus segara dilakukan antisipasi mengingat dikhawatirkan warga negara asing tersebut membawa varian baru corona B117 yang penyebarannya lebih cepat 70 kali dari Covid-19,” kata Sekda Kukar, Sunggono.

Pada 22 April 2021, Pemkab Kukar mendapatkan peringkat pertama dalam perencanaan pembangunan kabupaten di Kaltim. Gubernur Kaltim Isran Noor pun menyerahkan penghargaan tersebut kepada Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin.

Bupati Edi menekankan, terdapat tiga hal yang menjadi indikator perencanaan pembangun: perencanaan harus bisa dieksekusi, memiliki dampak dalam mencapai pembangunan di masyarakat, dan mempunyai dukungan kuat dari masyarakat.

“Dari ketiga hal tersebut, merupakan dasar dari titik strategis agar seluruh kebijakan yang disusun dapat dikomunikasikan dengan baik dan memberikan nilai positif bagi perbaikan kualitas perencanaan pembangunan daerah,” ungkap Edi.

Raih Predikat WTP (Mei)

Pada 31 Mei lalu, Pemkab Kukar mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kaltim atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2020.

Rendi menyambut baik atas pencapaian WTP yang telah diterima Pemkab Kukar. Menurutnya, apa telah dicapai tersebut merupakan idaman seluruh kabupaten/kota se-Indonesia.

“Kita mesti bersyukur atas opini WTP yang telah diterima tiga kali berturut-turut ini,” ucap H Rendi Solihin.

Sementara itu, dalam mendukung rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) di sebagian wilayah Kukar, pemerintah pusat dan pemerintah daerah menyetujui 4.000 hektare lahan di Kukar dijadikan kota satelit sebagai pendukung IKN.

Selain itu, Pemkab Kukar berhasil menempati peringkat ke-12 nasional dengan nilai 90 dengan predikat sangat memuaskan dalam Penghargaan Kearsipan Nasional yang diumumkan pada 20 April 2021.

“Hal ini tentunya sangat membanggakan, di mana kita pada tahun 2019 menempati peringkat 194 nasional, dan tahun ini bisa berada di peringat 12. Ini merupakan buah komitmen kita untuk terus meningkatkan pengelolaan kearsipan sesuai ketentuan,” ujar Rendi.

Juara Umum MTQ dan Peluncuran Aplikasi (Juni)

Setelah tiga kali berturut-turut gelar juara umum disandang, kali ini pada perhelatan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang dilaksanakan di Kota Bontang, Kukar kembali menjadi juara umum.

Piala bergilir Gubernur Kaltim yang berhasil dipertahankan kafilah Kukar sehari sebelumnya kemudian dibawa pulang ke Tenggarong. Iring-iringan kafilah Kukar yang membawa piala bergilir tersebut diarak keliling Kota Raja Tenggarong pada 9 Juni lalu.

Usai disambut di gedung Puteri Karang Melenu Tenggarong Seberang oleh tim penyambut, arak-arakan piala itu lalu menyeberangi jembatan Kukar untuk melintasi jalan-jalan protokol di Tenggarong, lalu disambut oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar di ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar.

Prestasi lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono meluncurkan Aplikasi Sistem Sedot Tinja Dan Air Bersih (SENSASI) pada 15 Juni 2021. Aplikasi SENSASI digunakan untuk mendukung gerakan sadar sanitasi dan air bersih.

Aplikasi ini dapat menjadi salah satu gerakan dan upaya untuk pelaksanaan layanan lumpur tinja terjadwal (L2T2) untuk optimalisasi dan pemanfaatan bangunan Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja (IPLT) yang berlokasi di TPA Bekotok, Tenggarong, Kabupaten Kukar.

Penghargaan dan Kepedihan (Juli)

Kabupaten Kukar kembali menerima penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tingkat Madya 2021 dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI I Gusti Ayu Bintang Darmawati secara virtual, yang diikuti seluruh kepala daerah kabupaten/kota se-Indonesia, pada 29 Juli 2021.

Sekda Sunggono pun mengucapkan terima kasih kepada tim DP3A yang telah bekerja dengan maksimal karena telah berusaha sebaik mungkin hingga mendapatkan Madya untuk kedua kalinya, meskipun semestinya Kukar harus meningkat lagi menjadi Nindya. 

“Memang kita akui masih banyak kekurangan dari infrastruktur yang semestinya harus ada di KLA yang belum terpenuhi, seperti tempat ibadah layak anak dan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI). Mudahan bisa kita penuhi ke depannya. Yakinlah KLA akan terus meningkat di Kukar,” ucapnya.

Selain menuai prestasi, pada Juli 2021 juga terdapat momen mengharukan bagi masyarakat Kukar. Warga Kukar, Ali Yusni dan Deasy Setiawati, meninggal dunia karena pandemi Covid-19. Keduanya meninggalkan empat orang anak yang masih belia.

Presiden Jokowi juga menyerahkan santunan sebesar Rp 25 juta pada 28 Juli 2021. Santunan tersebut disampaikan secara simbolis melalui Bupati Edi Damansyah di halaman rumah ibu Nursyam, orang tua almarhuma Deasy Setiawati, di Jalan Tenis Lapangan Gang 2 Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong.

Presiden mengucapkan turut berduka cita dan mendoakan Arga dan ketiga saudaranya yang ditinggalkan kedua orang tuanya menjadi orang-orang yang sukses.

Bupati Edi juga mengimbau kepada para dermawan agar bersama-sama memberikan bantuan, khususnya kepada ketiga putra dan satu putri dari anak almarhum: Arya (17), Arga (13), Abrar (8), dan Aira (4,5). 

“Dalam kesempatan ini kita doakan bersama agar kedua orang tua (mereka) diterima amal ibadahnya, diampuni segala dosanya dan mendapatkan tempat yang paling istimewa di sisi Yang Maha Kuasa, dan bagi keluarga yang ditinggalkan agar kuat dan tabah menghadapi cobaan ini. Insyaallah bersama kesulitan ada kemudahan,” kata Bupati Kukar.

Kawasan Pertanian (Agustus)

Bupati Edi bersama Tim Penilai Lomba Binter TNI AD memanen tomat di Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tenggarong Seberang, pada 31 Agustus 2021.

Awalnya, kebun ini akan dijadikan lapangan sepak bola. Karena sering banjir, maka dialihkan menjadi lahan pertanian dengan varietas tanaman cabe besar, cabe keriting, dan tomat.

Bupati sangat mengapresiasi keberhasilan masyarakat Tanjung Batu dengan memanfaatkan tanah yang sebelumnya tidak difungsikan, bahkan akan dijadikan lapangan sepak bola, kini berhasil menjadi lahan pertanian.

Edi juga merasa bangga karena Desa Tanjung Batu ditetapkan sebagai Desa Mandiri kompleks Desa Hijau. Langkah ini searah dengan prioritas pemerintah daerah Kukar.

Menurut dia, pembangunan pertanian berbasis kawasan yang telah dilakukan ini akan didorong untuk beberapa desa di Kukar.

Pemda Kukar pun telah menetapkan lima titik kawasan strategis pertanian di Kukar, di antaranya Tenggarong Seberang, Sebulu, Muara Kaman, Marang Kayu, Anggana, Loa Kulu, Loa Janan dan Samboja.

Panen Jagung (September)

Gubernur Kaltim Isran Noor bersama Bupati Kukar Edi Damansyah melakukan panen raya jagung nusantara di Jalan Gunung Wang, Kelurahan Loa Ipuh, pada 29 September 2021.

Isran mengatakan, potensi jagung hibrida di Kaltim, khususnya di Kabupaten Kukar, sangat luar biasa. “Terus tingkatkan produksi, selesai panen saat ini diharapkan petani segera menanam lagi, tidak perlu menunggu,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Edi mengatakan, panen jagung ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan prioritas potensi keunggulan yang dimiliki, khususnya sektor pertanian dan pariwisata.

“Tentunya semua ini dilakukan karena mengingat sumber daya alam yang tidak tergantikan pasti akan habis dan tentunya perlu adanya sektor yang dapat menggantikannya, salah satunya yakni sektor pertanian dan pariwisata,” ujar Edi.

Luncurkan Kredit Idaman (Oktober)

Bupati Edi menghadiri acara Launching Kredit Kukar Idaman (KKI), Kredit Perumahan Rakyat Generasi Milenial (KPR GEN ME), Elektrifikasi Transaksi Keuangan Terintegrasi Kabupaten Kukar, di halaman depan Pasar Mangkurawang Tenggarong, pada 28 Oktober 2021.

Edi mengatakan, program KKI adalah bentuk sinergitas Pemkab Kukar dengan Bankaltimtara, serta kebijakan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim secara nasional sebagai akses percepatan keuangan Pemkab Kukar yang ditugaskan OJK.

“Kami bersyukur bahwa Kutai Kartanegara dipilih oleh OJK Kaltim untuk menerapkan kebijakan ini,” ungkap Edi.

Ia melanjutkan, kebijakan tersebut seiring dengan program prioritas Pemkab Kukar yakni Usaha Kecil Idaman, di antaranya memberikan dukungan permodalan serta mengedukasi masyarakat untuk membangun budaya menabung.

“Baik pelaku usaha mikro yang sudah berjalan maupun yang baru memulai. Jadi, kredit ini nanti diwajibkan menabung minimal Rp 100 ribu per bulan,” tambahnya.

Edi juga menjelaskan, kebijakan ini adalah upaya pemerintah untuk mengedukasi tentang transaksi non tunai agar masyarakat terhindar dari bahaya rentenir.

“Ini perlu disosialisasikan. Selain itu, semangat yang besar kredit ini kita fasilitasi, salah satunya bagaimana warga kita tidak ada lagi yang terlilit rentenir, dan itu kita mulai dari Pasar Mangkurawang ini,” tuturnya.

Kembangkan Pendidikan Vokasi (November)

Bupati Edi mengungkapkan, pengangguran di kabupaten yang dipimpinnya sebagian besar berasal dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Karena itu, ia mendorong pembangunan pendidikan vokasi di Kukar. Edi mengaku, Pemkab Kukar telah melakukan perencanaan untuk membangun pusat-pusat pendidikan vokasi dengan menggandeng beberapa perguruan tinggi.

“Dan juga kami mendorong bersama dengan Kementerian Keternagakerjaan yang berkaitan dengan Balai Latihan Nasional. Secara nasional ini sudah kami usulkan,” ungkap Bupati Kukar pada 15 November 2021.

Ia menyebutkan, Balai Latihan Kerja (BLK) harus melatih orang-orang yang memiliki keterampilan berdasarkan kebutuhan daerah. Dia mencontohkan bidang pertanian yang membutuhkan keterampilan yang bisa dikembangkan di BLK.

Edi juga mengusulkan kepada seluruh SMK di Kukar agar mendirikan dan mengarahkan setiap jurusan sehingga fokus pada bidang tertentu.

“Jurusan SMK di Kukar itu umum sekali. Jadi, jurusan SMK itu tidak punya keahlian. Makanya saya dorong agar fokus,” imbuhnya.

Bupati mencontohkan salah satu SMK di Kecamatan Kembang Janggut yang diusulkannya agar sekolah tersebut konsen di sektor perkebunan sawit.

“Jadi, fokus jurusannya. Begitu dia keluar dari sekolah itu, dia sudah bisa diterima oleh pasar, bahkan nanti untuk lanjutan pendidikan,” sarannya.

Prestasi demi Prestasi (Desember)

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI memberikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas kinerja semester II Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi Kaltim di Auditorium Gedung BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Samarinda, Kamis (23/12/2021).

Pemkab Kukar menerima LHP atas Efektivitas Upaya Pemerintah Daerah dalam Mendorong Kemudahan Berusaha Melalui Pelayanan Perizinan dan Penanaman Modal Tahun 2020 serta Semester I Tahun 2021 Triwulan III Pemkab Kukar.

Penghargaan ini diserahkan oleh Kepala BPK RI Perwakilan Kaltim Dadek Nandemar kepada Wakil Bupati (Wabup) Kukar Rendi Solihin yang hadir bersama Sekda Kukar H Sunggono, Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid dan Inspektur Kabupaten Kukar Heriansyah.  

Dadek mengatakan, pemeriksaan kinerja ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan efisiensi dari setiap kegiatan yang telah dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi Kalimantan Timur. 

“Kami sangat mengapresiasi atas kinerja yang telah dihasilkan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi Kalimantan Timur, namun ada hal-hal yang masih mendapatkan perhatian yang menjadi catatan untuk segera diperbaiki agar mendapatkan output yang maksimal dengan sumber daya yang telah dikeluarkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, pada bulan Desember ini, Pemkab Kukar juga mendapatkan penghargaan lainnya. Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono menghadiri undangan Penandatanganan dan Penyerahan Penghargaan Pepes Ikan Peda (Penjaringan Peserta Inovasi dan Kreativitas Pelayanan Perangkat Daerah, BUMD terbaik, OPD terbaik sesuai kategori dan OPD terbaik 2021) yang digelar Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kaltim.

Kegiatan dilaksanakan di Hotel Mercure Samarainda, dibuka Asisten I Bidang Administrasi Umum Fatul Haliq, Selasa (21/12/2021).

Dalam pemberian penghargaan tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dikduscapil) Kukar menjadi Pemenang Pertama Penjaringan Peserta Inovasi dan Kreativitas Pelaksana Perangkat Daerah (Pepes Ikan Peda) dengan judul  Inovasi “Layanan Online”.

Kepala Disdukcapil Kukar Irianto pun bersyukur atas raihan tersebut. Layanan online, ungkap dia, merupakan inovasi yang sangat membantu penerbitan dokumen penduduk lebih cepat, mudah, dan akurat.

“Jadi, semuanya itu bisa dilakukan di mana saja, kapan saja dengan biaya yang sangat murah. Dalam artian untuk urusan pembuatan tidak menggunakan biaya, harus bepergian ke Kantor Dinas Capil, cukup dari rumah menggunakan handphone, gadget dan sebagainya sepanjang terkoneksi dengan internet, maka seluruh pengurusan dokumen kependudukan seperti kematian, akte kelahiran itu bisa dilakukan di rumah,” ujarnya.

Di lain sisi, Pelaksana Tugas Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kukar Wiyono, didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kukar Sutikno menghadiri presentasi perencanaan Detail Engineering Design ( DED ) Food Station, eks RPU Kukar, di Rumah Makan Tepian Pandan oleh PT Eksakta Profitama, Rabu (15/12/2021).

CEO PT Indoditas Duta Raya, Firly Firdauzy mengatakan, latar belakang food station Kukar karena Kecamatan Tenggarong Seberang merupakan wilayah penghasil batu bara dan juga sebagai lumbung padi di Kukar.

Sebagai sentra penghasil beras Tenggarong Seberang didukung dengan beroperasinya Rice Processing Unit (RPU) Kukar, yakni pusat penggilingan padi skala akbar yang mampu menghasilkan 5 ton beras per jam dalam wujud kemasan dan dipublikasikan dengan merk Gerbang Dayaku, namun alih fungsi lahan pertanian menjadikan produksi beras Tenggarong Seberang turun dari tahun ke tahun dan RPU itu pun tidak terlalu optimal. 

Hal ini bentuk keseriusan Pemkab Kukar memberikan perhatian kepada para petani di Kukar agar lebih sejahtera. Keberadaan RPU sebagai penggilingan padi akan memberikan dampak terhadap para petani.

RPU juga bukan hanya untuk penggilingan padi, melainkan hasil-hasil produksi lainnya, seperti jagung dan sayur mayur yang akan ditampung serta diolah secara profesional dengan konsep bisnis hingga pemasarannya.

Untuk itu, perlu dibangun sarana penanganan yang terstruktur dengan tujuan untuk meningkatkan dan pengoptimalan pemanfaatan sarana sehingga selain meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, juga untuk meningkatkan peran sektor pertanian terhadap perekonomian nasional.

Ke depan, pihaknya akan mengubah atau mengoptimalkan RPU Kukar di Jalan Pahlawan, Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang.

Sementara itu, Plt Asisten II Setkab Kukar Wiyono menyambut baik rencana pembangunan food station. Pemkab Kukar bersama dinas dan instansi terkait pun akan segera menindaklanjuti kerja sama ini. 

“Semuanya demi kesejahteraan masyarakat Kutai Kartanegara, khususnya meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian para petani Kukar,” jelas Wiyono. (adv)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top