Internasional

Hamas: Wilayah Pendudukan akan Jadi Medan Perang jika Israel Serang Jalur Gaza

BERITAALTERNATIF.COM – Dilansir Press TV, Gerakan Perlawanan Hamas Palestina menanggapi ancaman baru Israel terhadap Jalur Gaza. Hamas memperingatkan bahwa seluruh wilayah pendudukan akan berubah menjadi medan perang jika Gaza diserang.

Tanggapan Hamas datang setelah dua ledakan terpisah mengguncang kota suci al-Quds awal pekan ini, yang rezim Israel menganggap Hamas bertanggung jawab.

“Kembali ke kebijakan pembunuhan akan memicu api gelombang besar baru operasi pembalasan, selain ledakan Jalur Gaza di hadapan rezim pendudukan,” surat kabar harian berbahasa Arab Lebanon al-Akhbar mengutip pernyataan Hamas dalam pesan yang diteruskan ke pejabat Israel melalui mediator Mesir.

Otoritas Israel mengumumkan bahwa rezim tersebut “akan melanjutkan pembunuhan yang ditargetkan jika hubungan antara pengeboman dan Hamas terungkap”.

Al-Akhbar mencatat bahwa Gerakan Perlawanan Palestina telah memperkuat pasukannya untuk siap menghadapi kemungkinan tindakan agresi Israel.

Sementara itu, surat kabar Israel berbahasa Ibrani Yedioth Ahronoth menulis bahwa, “Saat ini, tidak ada informasi tentang hubungan Hamas dengan pengeboman di Yerusalem (al-Quds), tetapi [apa yang disebut Dinas Keamanan internal rezim] Shin Bet telah merusak rencana karena pengeboman di masa lalu sebagian besar dilakukan langsung dari Jalur Gaza”.

Pada saat yang sama, Shin Bet memperingatkan bahwa Israel tidak akan pernah mengizinkan eksploitasi tindakan untuk meredakan pengepungan yang dilakukan oleh faksi-faksi Palestina.

Dua ledakan yang terjadi pada Rabu lalu, yang menghantam halte bus di pintu keluar barat al-Quds, menewaskan dua orang Israel dan 22 lainnya luka-luka.

Ledakan itu terjadi beberapa jam setelah remaja Palestina berusia 16 tahun, Ahmad Amjad Shehadeh, dibunuh oleh pasukan Israel di kota Nablus, Tepi Barat yang diduduki. Dia ditembak di jantung saat penyerbuan oleh pasukan militer Israel di Nablus.

Setidaknya lima warga Palestina lainnya terluka setelah ditembak dengan peluru tajam dan granat kejut, kata Kementerian Kesehatan Palestina, termasuk satu dalam kondisi serius dengan luka tembak di perut. (*)

Sumber Berita: Poros Perlawanan

Sumber Foto: Anadulu Agency via BBC News

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top