DPRD KUKAR

DPRD Kukar Kebut Pembahasan Raperda Konservasi Pesut Mahakam

BERITAALTERNATIF.COM – DPRD Kukar tengah mengebut pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Konservasi Pesut Mahakam.

Anggota Komisi IV DPRD Kukar Ahmad Zulfiansyah menjelaskan bahwa pihaknya sedang mempelajari aturan serupa untuk menyempurnakan Raperda tersebut.

Kata dia, pembahasan Raperda Konservasi Pesut Mahakam melibatkan banyak pihak. Sebab, pemetaan wilayah konservasi di Sungai Mahakam harus mempertimbangkan berbagai aspek.

“Di kala menentukan wilayah konservasi itu, Mahakam itu bukan seperti laut, yang begitu dikapling, orang bisa mutar. Kali Mahakam etam kapling, orang lewat mana?” tutur Zulfiansyah, Rabu (10/11/2022).

Hal inilah yang mendasari dasar DPRD Kukar mencari regulasi serupa untuk memperkaya dan menyempurnakan Raperda Konservasi Pesut Mahakam.

“Di satu sisi etam (kita) butuh investasi, tapi dari satu sisi etam harus memelihara habitat dan lingkungan,” tegasnya.

Dia berharap habitat pesut mahakam dapat terjaga dengan baik, sehingga tidak terganggu dan mengalami pengurangan dari tahun ke tahun.

“Jangan sampai pesut itu menjadi kesah maha. Nantinya akan menjadi satu hikayat dongeng,” ujarnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan ini mengungkapkan bahwa saat ini populasi pesut mahakam semakin berkurang.

“Dari ratusan itu kalau tidak salah informasi terakhir itu tinggal 67 ekor,” bebernya.

Keberadaan Raperda ini juga diharapkan dapat melindungi populasi pesut mahakam dari ancaman limbah dan tabrakan ponton yang mengangkut batu bara.

“Ponton itu kalau lewat kadang-kadang beriringan, iya kan? Ini adalah salah satunya. Kemarin itu kedapatan dari kepala sampai badannya itu luka tersayat; luka benturan,” terangnya. (adv/ma)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top