DPRD KALTIM

Reza Fachlevi: Kades adalah Sosok Penting dalam Pembangunan Desa

BERITAALTERNATIF.COM – Anggota DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi menjelaskan bahwa kepala desa adalah sosok penting dalam pembangunan desa. Peranannya sangat dibutuhkan sebagai motor penggerak kemajuan masyarakat dan wilayahnya.

Kata dia, semua pihak, khususnya pemerintah kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga pusat harus memberikan dukungan, termasuk legislatif di semua tingkatan.

Sebagai Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, dia selalu berusaha memberikan perhatian maksimal untuk mendukung pembangunan desa.

Pernyataan ini disampaikannya dalam rangka menyambut para kepala desa di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang dilantik oleh Bupati Kukar Edi Damansyah pada 27 Oktober lalu.

“Semoga desa semakin maju, Kabupaten Kutai Kartanegara pun semakin bermartabat,” ucapnya.

Sementara itu, dalam mengambil kebijakan, Bupati Edi mengatakan, setiap kepala desa harus mencermati dan mempertimbangkan dengan baik bila ingin mengubah struktur pengurus BUMDes.

“Kenapa ini saya sampaikan? Ada beberapa desa di Kutai Kartanegara, pelaksanaannya BUMDes-nya itu prestasinya bukan hanya lokal Kalimantan Timur, bahkan ini sudah masuk prestasi tingkat nasional. Bahkan ada yang sudah mencapai top 45 nasional,” terangnya.

Pada momentum pelantikan dan pengambilan sumpah 86 kepala desa di Gedung Putri Karang Melenu Tenggarong Seberang tersebut, Bupati Edi menegaskan bahwa usaha untuk mencapai prestasi nasional BUMDes tersebut tidak mudah. Hal ini terwujud berkat kerja keras perangkat desa.

Bupati Edi mengingatkan agar kejadian yang sama tidak terulang saat Pilkades 2019. Setelah dilantik, kepala desa merombak perangkat desa dan BUMDes.

“Sehingga sekarang BUMDes itu kondisinya mati suri. Kalau ini terjadi, sangat disayangkan,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa setiap kepala desa harus melakukan evaluasi dengan baik terkait pemerintahan desa, berpegang pada aturan, dan mengendalikan emosi saat memutuskan kebijakan penting dalam pemerintahan desa. “Kendalikan emosi dengan baik. Jangan terlalu emosional,” imbuhnya. (adv/um)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top